Finnews.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat langkah antisipasi guna menjamin keamanan serta kenyamanan wisatawan selama periode libur Lebaran 2026. Melalui surat edaran resmi, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1447 H.
Widiyanti menjelaskan bahwa surat edaran tersebut memuat imbauan krusial bagi pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata. Fokus utamanya adalah memastikan penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan berjalan sesuai standar. Pedoman ini merujuk pada Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 tentang usaha pariwisata berbasis risiko.
Pemerintah pusat memberikan arahan khusus kepada pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran arus wisata di wilayah masing-masing. Langkah ini mencakup pengawasan ketat terhadap kelaikan sarana transportasi serta penyediaan area istirahat yang memadai bagi para pengemudi. Selain itu, pengelola destinasi wajib mengimplementasikan manajemen risiko secara sistematis untuk menekan potensi kecelakaan di tempat wisata.
Aspek keselamatan menjadi prioritas mengingat faktor geografis Indonesia. Kemenpar menginstruksikan pengelola untuk mengidentifikasi lokasi yang rawan bencana dan segera menyiapkan infrastruktur pendukung. Sarana mitigasi, sistem peringatan dini, hingga jalur evakuasi yang jelas harus tersedia sebelum lonjakan pengunjung terjadi.
Berdasarkan data hingga 27 Februari 2026, sebanyak 35 pemerintah provinsi telah memperbarui Data Destinasi Wisata Rawan Bencana. Dari total 4.748 daya tarik wisata yang terdata, Kemenpar mengidentifikasi 327 lokasi memiliki tingkat kerawanan tinggi. Sementara itu, 1.570 destinasi masuk kategori kerawanan sedang, 718 lokasi tingkat rendah, dan ribuan titik lainnya masih dalam tahap identifikasi status.
Menjelang hari raya, pejabat Kementerian Pariwisata juga melakukan rangkaian peninjauan langsung ke berbagai objek wisata di seluruh tanah air. Langkah jemput bola ini bertujuan memastikan pengelola benar-benar siap menyediakan fasilitas dan layanan yang prima menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan pada masa libur panjang mendatang.
- Keamanan Destinasi
- kelaikan transportasi wisata lebaran
- Kementerian Pariwisata
- Libur Lebaran 2026
- manajemen risiko pariwisata indonesia
- Mitigasi Bencana Wisata
- peta destinasi wisata rawan bencana 2026
- protokol CHSE pariwisata terbaru
- standar keselamatan wisata idul fitri 1447 h
- Surat Edaran Menpar
- Widiyanti Putri Wardhana