4.Kontributor Ekowisata dan Rekreasi
Selain fungsi utilitas, waduk ini juga berkembang menjadi destinasi wisata. Keindahan alam Waduk Jatiluhur menarik banyak wisatawan untuk berkemah, memancing, atau berperahu. Aktivitas ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
5.Proyek Bersejarah Lintas Generasi
Gagasan pembangunan Waduk Jatiluhur pertama kali muncul pada 1888 melalui studi topografi era kolonial. Pada 1948, pakar Belanda kembali mengusulkan proyek ini. Akhirnya, pada 1957 pembangunan dimulai dan peletakan fondasi dilakukan oleh Presiden Soekarno. Waduk Jatiluhur kemudian diresmikan pada 26 Agustus 1967 oleh Presiden Soeharto, menjadikannya monumen bersejarah dalam perjalanan pembangunan Indonesia.
6.Sumber Utama SPAM Regional Jatiluhur 1
Waduk Jatiluhur adalah sumber utama bagi SPAM Regional Jatiluhur I, salah satu Proyek Strategis Nasional di sektor air minum. Air baku dari waduk diolah di IPA Bekasi dan IPA Cibeet milik WTJJ. Setelah melalui proses filtrasi dan desinfeksi berteknologi modern, air didistribusikan kepada 1,9 juta jiwa. Semua proses sesuai standar Kementerian Kesehatan RI, memastikan masyarakat mendapatkan akses air minum yang aman, sehat, dan berkelanjutan.