finnews.id – Rumah Pondok Indah pada tahun 90-an, sering diceritakan dari mulut ke mulut.
Kini, rumah Pondok Indah yang terletak di Jalan Metro Pondok Indah TK 5, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sudah jauh berubah bahkan pernah dijadikan tempat wisata.
Kisah paling fenomenal yang paling sering didengar adalah pedagang nasi goreng yang diceritakan hilang di tengah malam, usai mengantarkan pesanan di rumah Pondok Indah.
Sejarah Rumah Pondok Indah
Konon pada 1983, sekelompok perampok dikabarkan membantai habis seluruh penghuni rumah.
Kejadian tersebut juga merenggut nyawa seorang pekerja rumah dan anak kecil.
Sampai sekarang, dalam pembantaian itu masih belum diketahui hingga saat ini.
Kisah sadis itulah yang kemudian membuat masyarakat yakin jika rumah ini dihuni oleh banyak makhluk halus.
Kini, kepopuleran rumah hantu Pondok Indah yang ditakuti masyarakat, perlahan hilang.
Rumah di Jalan Metro Pondok Indah itu kini sudah tak berpenghuni dan telah dirobohkan, rata dengan tanah.
Bekas rumah mewah itu dirobohkan sejak tahun 2008 silam. Bekas bangunan tersebut kini telah menjadi kebun kosong yang ditanami berbagai pohon.
Rumah itu tampaknya sedang dijual, hal itu terlihat dari papan yang dipasang oleh sebuah agen properti. Tak tanggung-tanggung, Hak Guna Bangunan (HGB)-nya dihargai Rp6 miliar.
HGB ini didasarkan pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) setempat senilai Rp 9,7 juta pada saat itu.
Wow harga yang cukup fantastis!
Sementara kisah pedagang nasi goreng yang hilang, diakui cuma mitos. Kisah itu sengaja dibuat agar brand rumah Pondok Indah terus menguat.
Hal itu sudah dikonfirmasi oleh seorang pedagang yang sudah berjualan selama puluhan tahun di sekitar daerah Pondok Indah.
Menurutnya, kisah hilangnya tukang nasi goreng merupakan hal yang dibuat-dibuat.
Sebab, dia sendiri mencoba mencari kebenaran dengan mengumpulkan semua pedagang di sekitar.
Hasilnya, pedagang tersebut mengaku tidak pernah mendengar ada pedagang yang hilang di daerah Pondok Indah ini.