Akibatnya, Kanada sakit –kehilangan pasar terbesarnya– tapi sudah bertekad untuk mandiri dari Amerika. Sakit sementara tapi merdeka di akhirnya.
Maka Trump pun tidak dipercaya. Pun oleh negara-negara sekutunya.
Kini Trump tidak dipercaya oleh Mahkamah Agungnya sendiri. Trump harus membatalkan keputusannya.
Berarti tarif bea masuk impor Amerika kembali ke aturan lama: antara hanya 2 sampai 3 persen. Terendah di dunia. Hanya beberapa produk pertanian yang antara 5 sampai 15 persen.
Tiongkok telanjur dikenakan 50 persen lebih. Kanada bervariasi antara 10 sampai 50 persen. Indonesia telanjur senang terkena 19 persen.
Indonesia ceria karena awalnya terkena 32 persen. Lalu berhasil turun karena bersedia mengenakan tarif 0 persen bagi banyak barang Amerika yang masuk Indonesia.
Keputusan Mahkamah Agung itu tentu membuat Trump luar biasa marah. Bukan saja reputasinya kian hancur juga ambisinya memajukan Amerika kandas! Ia pasti punya perasaan: di negara demokrasi itu sulit membuat terobosan demi kemajuan bangsa!
Padahal dengan tarif barunya itu Trump ingin agar Amerika jangan lagi hanya dijadikan pasar oleh negara lain. Agar harga barang dari negara lain kian mahal. Lalu rakyat Amerika terpaksa membeli barang produk Amerika sendiri. Industri di Amerika pun akan seperti laki-laki yang baru dapat viagra.
Memang uang masuk dari kenaikan tarif itu bertambah deras. Pendapatan Amerika dari bea masuk itu naik drastis: dari USD10 miliar menjadi USD30 miliar. Defisit perdagangannya menyempit.
Tapi apakah industri dalam negeri Amerika kembali tegak? Tidak. Pembeli di Amerika tetap membeli barang impor dengan harga baru. Akibatnya inflasi naik. Rakyat berteriak: harga-harga kian mahal.
Apakah lowongan kerja di Amerika kian banyak? Tidak. Selama tarif itu justru terjadi PHK sebanyak 90.000 orang. (Jangan dibayangkan kena PHK di sana itu susah. Di samping pesangonnya tinggi, gampang cari pekerjaan lain). Intinya tujuan memajukan industri di dalam negeri belum tercapai. Entah kalau tarif baru itu bisa berlangsung dalam kurun yang lama.