Home News Menkes Nilai BPJS Perlu Tambahan Dana, Skema Subsidi Silang Jadi Opsi
News

Menkes Nilai BPJS Perlu Tambahan Dana, Skema Subsidi Silang Jadi Opsi

Bagikan
Menkes Usul Orang Kaya DILARANG Pakai BPJS
Menkes Usul Orang Kaya DILARANG Pakai BPJS
Bagikan

finnews.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memerlukan dukungan pembiayaan yang lebih kokoh. Ia menilai BPJS Kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan langkah efisiensi, tetapi juga membutuhkan suntikan dana tambahan agar tetap solid di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu 11 Februari 2026. Dalam forum itu, ia menekankan bahwa penguatan aspek pendanaan menjadi faktor krusial agar sistem jaminan kesehatan nasional dapat terus berjalan tanpa menurunkan kualitas layanan.

“Walaupun kita melakukan dari sisi penghematan, tetap BPJS harus didukung dengan uang yang lebih besar,” ujar Budi.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa tambahan anggaran tidak seluruhnya harus berasal dari pemerintah. Menurutnya, mekanisme asuransi sosial bisa menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan struktur pembiayaan.

Dalam skema tersebut, peserta dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi membayar iuran lebih besar dibandingkan masyarakat kurang mampu. Konsep ini sejalan dengan prinsip subsidi silang yang menjadi dasar sistem asuransi sosial di Indonesia.

“Mirip dengan rate pajak. Orang yang kaya membayar lebih banyak untuk menutup yang miskin. Itu konsep dasarnya,” jelasnya.

Meski terdapat kemungkinan perbedaan besaran iuran, Budi memastikan pelayanan kesehatan yang diterima peserta tetap sama. Standar prosedur, mutu layanan, serta akses fasilitas kesehatan tidak boleh dibedakan berdasarkan jumlah kontribusi.

Ia menegaskan bahwa yang utama adalah menjaga standar layanan sekaligus memastikan sistem pembiayaan mampu menopang kebutuhan jangka panjang. Penguatan dana dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan BPJS di tengah tren kenaikan biaya kesehatan.

“BPJS harus diperkuat dari sisi pendanaannya. Tidak semuanya ditanggung pemerintah, tapi orang-orang yang mampu harus menyetor lebih untuk subsidi di bawahnya,” tandas Budi.

Bagikan
Artikel Terkait
Foto ilustrasi Kereta Api
News

Tragedi di Perlintasan Cilacap: Pengemudi Grand Livina Tewas Terhantam KA Motis Selatan

finnews.id – Suasana siang di Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, mendadak mencekam. Sebuah...

Okupansi kereta api Lebaran 2026
News

Okupansi Tembus 123 Persen, 202 Ribu Pemudik Kembali ke Jakarta Naik Kereta Hari Ini

Finnews.id – Arus balik Lebaran 2026 menggunakan moda transportasi kereta api mencapai...

Darurat Sampah Rinjani! Geopark Usulkan Drone dan Shelter Canggih, Akankah Biaya Mendaki Bakal Naik Lagi?
News

Darurat Sampah Rinjani! Geopark Usulkan Drone dan Shelter Canggih, Akankah Biaya Mendaki Bakal Naik Lagi?

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari Pulau Lombok! Jika Anda pencinta alam...

penambangan batu bara ilegal
News

Bongkar Korupsi Tambang Batu Bara Ilegal di Kalteng, Kejagung Jebloskan Bos PT AKT ke Balik Jeruji Besi

finnews.id – Praktik penambangan batu bara ilegal yang dijalankan PT Asmin Koalindo...