finnews.id – Mengapa Dekorasi Ikan Identik dengan Hoki saat Imlek?
Saat perayaan Imlek, rumah-rumah masyarakat Tionghoa seringkali dihiasi dengan berbagai dekorasi yang memiliki makna simbolis.
Salah satu dekorasi yang paling umum adalah ikan.
Mengapa ikan begitu identik dengan hoki saat Imlek?
Alasannya berakar pada budaya dan bahasa Tionghoa. Dalam bahasa Mandarin, kata “ikan” (鱼 – yú) memiliki pengucapan yang sama dengan kata “kelimpahan” atau “sisa” (余 – yú). Oleh karena itu, ikan melambangkan kelimpahan rezeki dan kekayaan yang diharapkan terus bertambah dari tahun ke tahun.
Dengan memasang dekorasi ikan, diharapkan keberuntungan dan kemakmuran akan senantiasa menyertai keluarga di tahun yang baru.
Selain itu, ikan juga diasosiasikan dengan kemakmuran karena kemampuannya untuk berkembang biak dengan cepat. Hal ini melambangkan harapan agar keluarga dapat tumbuh dan sejahtera di tahun yang baru.
Ikan Koi, khususnya, sangat populer dalam dekorasi Imlek. Ikan Koi melambangkan keberanian, ketekunan, dan kesuksesan.
Legenda Cina mengatakan bahwa ikan Koi yang berhasil berenang melawan arus dan mencapai gerbang naga akan berubah menjadi naga, yang merupakan simbol kekuatan dan keberuntungan tertinggi.
Tidak hanya itu, ikan juga sering digambarkan berpasangan, yang melambangkan keharmonisan dalam hubungan dan keluarga.
Dekorasi dua ikan diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan kedamaian dalam rumah tangga.
Dengan demikian, dekorasi ikan saat Imlek bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga simbol harapan dan doa untuk kelimpahan rezeki, kemakmuran, kesuksesan, dan keharmonisan di tahun yang baru.