Home Internasional Dunia Memanas, TNI AD siap Kirim Personel Demi Misi Board of Peace
Internasional

Dunia Memanas, TNI AD siap Kirim Personel Demi Misi Board of Peace

Board of peace

Bagikan
Bagikan

finnews.idTNI AD dalam Misi Dewan Perdamaian PBB (Board of Peace)

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah aktif berpartisipasi dalam misi perdamaian yang diperintahkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau yang sering disebut dengan “Board of Peace” secara tidak resmi. Kontribusi TNI AD menjadi bagian penting dari upaya internasional dalam menjaga dan memulihkan perdamaian di kawasan konflik di seluruh dunia.

Sejarah Partisipasi TNI AD dalam Misi Perdamaian PBB

Partisipasi TNI AD dalam misi perdamaian PBB dimulai sejak tahun 1957 dengan mengirimkan kontingen untuk Misi Pengamatan Perdamaian di Korea Utara (UNCMAC). Sejak itu, TNI AD telah terlibat dalam lebih dari 40 misi perdamaian di berbagai negara seperti Kongo, Lebanon, Sudan, Timor Leste, Haiti, dan Republik Demokratik Kongo (RDK).

Pada tahun 2005, TNI AD bahkan mengirimkan pasukan yang lebih besar untuk mengamankan kawasan konflik dan membantu proses pemulihan pasca-perang. Seiring waktu, peran TNI AD tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berkembang menjadi peran yang lebih komprehensif.

Misi Utama TNI AD dalam Kerangka Dewan Perdamaian PBB

Secara umum, tugas dan misi TNI AD dalam misi perdamaian PBB meliputi:

– Menjaga Keamanan dan Ketertiban: Melaksanakan patroli wilayah konflik, menjaga zona damai, dan melindungi warga sipil yang terdampak konflik.

– Membantu Proses Politik Perdamaian: Mendukung upaya negosiasi antara pihak-pihak konflik dan membantu pelaksanaan perjanjian perdamaian.

– Pemberdayaan Masyarakat Lokal: Melakukan kegiatan pembangunan masyarakat seperti membangun sekolah, klinik kesehatan, dan infrastruktur dasar, serta memberikan pelatihan kepada aparat keamanan lokal.

– Bantuan Kemanusiaan: Menyediakan bantuan makanan, obat-obatan, dan akses ke layanan dasar bagi penduduk yang terdampak konflik atau bencana alam.

– Perlindungan HAM dan Kelompok Rentan: Melindungi perempuan, anak-anak, dan kelompok lain yang berisiko tinggi menjadi korban kekerasan atau pelanggaran hak asasi manusia.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Garda Revolusi Iran Tangkap Jubir Front Reformis, Konflik Politik Kian Runcing

finnews.id – Garda Revolusi Iran menangkap Javad Emam, juru bicara koalisi Front...

Internasional

China Bantah Tudingan AS Soal Uji Coba Nuklir Rahasia

finnews.id – China membantah tuduhan Amerika Serikat (AS), bahwa mereka telah melakukan...

Internasional

Taruhan Karier Takaichi, Bakal Mundur jika Ini Terjadi

finnews.id – Takaichi dari Jepang: Taruhan Karier yang Membuahkan Kemenangan Telak di...

Internasional

AS vs Iran, Naikkan Tarif 25 Persen bagi Partner Bisnis Iran

finnews.id – Trump Ngamuk! AS Ancam Tarif 25 Persen untuk Negara yang...