Home Internasional New START Berakhir, Trump Tolak Perpanjangan! Dunia Khawatir Perlombaan Senjata Nuklir AS–Rusia Kembali Memanas
Internasional

New START Berakhir, Trump Tolak Perpanjangan! Dunia Khawatir Perlombaan Senjata Nuklir AS–Rusia Kembali Memanas

Bagikan
Presiden AS Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump.
Bagikan
  • Presiden AS saat itu, Barack Obama

  • Presiden Rusia saat itu, Dmitry Medvedev

Isi utamanya mencakup pembatasan ketat terhadap arsenal nuklir strategis kedua negara.

Batasan dalam New START

Perjanjian ini menetapkan bahwa masing-masing negara hanya boleh memiliki:

Tujuan utamanya adalah menekan risiko perang nuklir dan menjaga keseimbangan kekuatan strategis.

Berakhirnya perjanjian ini otomatis:

  • Mengurangi transparansi inventaris nuklir

  • Menghapus inspeksi timbal balik

  • Mengendurkan batas penempatan senjata

Situasi ini memicu kekhawatiran analis keamanan global terkait potensi perlombaan senjata nuklir baru.

Apalagi AS dan Rusia menguasai sekitar 90 persen senjata nuklir dunia.

Washington sebelumnya menilai New START terlalu membatasi fleksibilitas militernya.

AS mengeluh tidak leluasa menambah sistem rudal strategis, terutama untuk mengimbangi Rusia dan Cina.

Karena itu, Trump ingin kesepakatan baru yang mencerminkan realitas geopolitik terkini.

Trump Desak Cina Ikut Perundingan

Salah satu poin penting yang didorong Trump adalah keterlibatan Cina dalam perjanjian nuklir masa depan.

Menurutnya, pengurangan senjata nuklir tidak akan efektif tanpa melibatkan Beijing.

Namun Cina menolak gagasan tersebut.

Alasannya:

  • Arsenal nuklir Cina jauh lebih kecil

  • Tidak sebanding dengan AS dan Rusia

Karena itu Beijing menilai tidak relevan disamakan dalam kerangka pembatasan yang sama.

Kekhawatiran Global Meningkat

Berakhirnya New START terjadi di tengah meningkatnya ketegangan nuklir global, antara lain:

  • Konflik Rusia–Ukraina

  • Ketegangan NATO vs Rusia

  • Persaingan militer AS–Cina

  • Ketegangan India–Pakistan

Para analis khawatir berakhirnya pakta pengendalian senjata akan mengikis “tabu nuklir” yang selama ini menahan penggunaan senjata pemusnah massal.

Putin sendiri sebelumnya sempat mengisyaratkan kemungkinan penggunaan senjata nuklir sebagai respons terhadap dukungan Barat untuk Ukraina.

Pernyataan itu sempat memicu alarm internasional.

Bagikan
Artikel Terkait
EntertainmentInternasional

Bukti Terungkap, Woody Allen dan Jeffrey Eipstein Dekat

Allen juga menyatakan bahwa Epstein mengatakan dia “dimasukkan ke penjara secara salah”...

EntertainmentInternasional

Daftar Kontroversi Sosok Publik Terkait Skandal Jeffrey Eipstein

3. Ghislaine Maxwell: “Tangan Kanan” Epstein yang Dikonsekuensi Hukum Jika Epstein adalah...

InternasionalViral

Skandal Jeffrey Eipstein di Kerajaan Inggris: Konsekuensi Pangeran Andrew

Reaksi Publik dan Dampak Jangka Panjang Reaksi publik terhadap keputusan itu beragam,...

Internasional

Hubungan dengan Eipstein Terungkap, Bill Gates Minta Maaf

Hubungan dengan Epstein Juga Sebab Perceraian Ini bukan pertama kalinya Gates menyampaikan...