Home Lifestyle Heboh! Tangerang Disulap Jadi Myanmar Demi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Pedagang Kecil Terpaksa Libur
Lifestyle

Heboh! Tangerang Disulap Jadi Myanmar Demi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Pedagang Kecil Terpaksa Libur

Bagikan
Syuting film Lisa BLACKPINK di Tangerang
Syuting film Lisa BLACKPINK di Tangerang viral karena menyulap lokasi menjadi Myanmar akibat konflik.Foto:Tangkapa Layar TikTok.
Bagikan

Finnews.id – Publik media sosial tengah dihebohkan dengan penampakan jalanan di wilayah Tangerang, Banten, yang mendadak berubah suasana menjadi seperti di Myanmar. Kawasan sekitar Pintu Air 10  dan KS Tubun Tangerang menjadi lokasi syuting film Korea Selatan terbaru berjudul Extraction: Tygo, yang dibintangi oleh megabintang global Lisa BLACKPINK dan aktor laga Ma Dong-seok.

Tim produksi sengaja mendandani sudut-sudut kota Tangerang dengan papan nama wilayah dan properti khas Myanmar. Langkah ini kabarnya diambil karena situasi konflik yang sedang terjadi di Myanmar membuat proses pengambilan gambar secara langsung di sana tidak memungkinkan. Alhasil, Tangerang dipilih sebagai lokasi pengganti yang dianggap mampu merepresentasikan suasana dalam film tersebut.

Namun, keberadaan proyek film besar ini memicu reaksi beragam dari masyarakat. Selain keluhan mengenai kemacetan akibat penutupan jalan di sekitar lokasi syuting, muncul pula polemik terkait dampak ekonomi bagi warga sekitar. Netizen di akun media sosial menyebut, awalnya bangga Indonesia dijadikan lokasi syuting film Korea, tapi ternyata  malah didesain seperti di Myanmar.

“Awalnya bangga, film Korea syutingnya di Indonesia, ternyata lokasinya banya didandani menggunakan aksara Burma seperti di Myanmar,” ujar salah seorang netizen.

Di Jakarta, aktivitas syuting ini juga menyasar kawasan Kota Tua, yang berujung pada penutupan sementara area berjualan para pedagang.

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan akan memberikan kompensasi kepada sekitar 60 pedagang di Lokasi Binaan (Lokbin) Kota Intan, Jalan Cengkeh, yang terdampak selama proses syuting berlangsung. Pihak Suku Dinas PPKUKM Jakarta Barat menyebutkan bahwa area tersebut harus steril selama pengambilan gambar pada 31 Januari hingga awal Februari 2026.

Keputusan sterilisasi ini merupakan bagian dari ambisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai “Kota Cinema” bertaraf internasional. Meskipun dijanjikan kompensasi, sejumlah pedagang mengaku cukup terbebani karena tidak bisa menjalankan usaha seperti biasa di tengah periode syuting yang cukup panjang tersebut.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Lifestyle

Bagaimana Cara Memberi Selamat Hari Raya Nyepi secara Kekinian? Rahasia di sini

finnews.id – Selamat Hari Suci Nyepi atau Tahun Baru Saka 1948 untuk...

Lifestyle

Bagaimana Persiapan Nyepi di Malang? Intip Sakral-nya di sini

finnews.id – Jelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat...

LifestyleNews

Kuliner Wajib di Solo, Nasi Liwet Yu Sani Tawarkan Rasa Legendaris dan Harga Terjangkau

finnews.id -Bagi para pemudik yang melintasi Surakarta atau Solo, ada satu kuliner...

Lifestyle

Ritual Hari Raya Nyepi, Penyelamat Kehidupan Lebih Terkendali dan Berarti

finnews.id – Amati geni memiliki berbagai konotasi. Secara simbolik berarti mematikan api...