finnews.id – Reza Arap Dituduh Manfaatkan Mendiang Lula Lahfah, Beri Klarifikasi Bijak di Tengah Duka
Kehilangan kekasih, Lula Lahfah, pada 23 Januari 2026 membawa duka mendalam bagi musisi dan YouTuber Reza Arap. Namun, di tengah masa berduka, ia harus menghadapi tuduhan dari netizen yang menyatakan ia memanfaatkan momen kematian Lula sebagai “komoditi” untuk mendapatkan perhatian atau engagement di media sosial.
Tuduhan itu muncul dari sebuah cuitan di platform X pada 2 Februari 2026, di mana seorang pengguna menulis: “Ada influencer yang make pacarnya yang mati buat komoditi, yet you all tersentuh, bukannya merasa something fishy??”. Meskipun tidak menyebut nama secara langsung, Reza merasa tuduhan itu ditujukan untuk dirinya karena baru saja kehilangan Lula.
Menanggapi tuduhan tersebut, Reza memberikan klarifikasi melalui akun X-nya pada 3 Februari 2026. Ia mengakui bahwa ada banyak memori berupa foto dan video yang bisa diunggah untuk mendapatkan angka atau engagement, namun ia memilih tidak melakukannya. Ia juga menyebutkan telah diserang oleh wartawan sejak hari kematian Lula, tetapi tetap tidak ingin memanfaatkan situasi itu.
“‘Komoditi’ he he… banyak sekali memori foto-foto, video-video yang bisa saya upload dan kesempatan sangat besar bagi saya untuk mendapatkan ‘angka’/‘engagement’. Belum lagi meledak wartawan dari hari h sampai hari ini dan saya tidak lakukan, cobain jadi saya, mas, satu hari saja,” tulis Reza.
Selain itu, Reza menjelaskan alasan ia tetap melanjutkan acara streaming “Marapthon” di YouTube dan lebih aktif di X. Ia menyatakan bahwa ada tanggung jawab terhadap banyak orang yang bekerja bersamanya, dan ia belum berani membuka media sosial seperti TikTok atau Instagram yang penuh dengan gambar dan video karena masih sulit untuk menghadapi kenangan dengan Lula.
“Tanggung jawab dan yg bergantung hidupnya dari keputusan saya itu bukan puluhan orang, mas. Untuk buka gallery handphone saja saya masih belum sanggup. TikTok dan Instagram pun, itu kenapa saya lebih aktif di X. Sunyi, mas hanya tulisan,” ujarnya.