Tanpa ke kebun kurma tidak kekurangan yang bisa dilihat di New Madinah. Dulu ke kebun kurma karena jamaah bisa bosan di Madinah. Kini tidak seperti itu lagi. Jalan kaki ke arah mana pun akan ketemu tempat yang menarik.
Seluruh kota Madinah sudah ditata dengan selera Amerika. Tidak secuil pun terlihat Madinah lama. Tidak ada lagi sudut yang kotor dan kumuh. Kadang saya ikut bersyukur Arab Saudi kaya –sehingga mampu menata kotanya. Mampu juga membersihkan kota dari sampah dan kemiskinannya.
Tengah malam pun gemerlap –seperti tidak tahu cara meredupkannya. Saya sendiri tidak boleh tidur sebelum pukul 02.00. Anda sudah tahu: saya harus live setengah jam pada pukul 05.00 WIB. Setiap hari. Itu berarti pukul 01.00 waktu Madinah.
Teman saya, pemilik perusahaan haji dan umrah Bakkah, memilihkan hotel di dekat Gerbang 330 Masjid Madinah. Itulah gerbang paling menarik –karena dekat dengan 步行街 terbaru di Madinah. Bukan hanya dekat. Tersambung dengan itu.
Sepanjang jalan utama di depan Gerbang 330 itulah pusat jalan-jalan yang lapang dan gemerlap. Begitu banyak kafe di situ.
Pun tengah malam. Tetap ramai. Ada yang pergi ke masjid. Ada yang baru pulang dari masjid.
Tahun ini ada pemandangan baru yang sebenarnya agak menggelikan –fenomena TikTok. Orang antre di salah satu kafe kaki-lima di situ. Beli es krim. Serunya, kata mereka, bukan rasa es krimnya tapi proses pembeliannya.
Setiap penjual menyerahkan es krimnya saat itu juga dia menyemprotkan bubble lembut ke pembeli. Tidak hanya itu. Pembeli juga ditaburi kelopak-kelopak bunga Mawar. Seperti dihujani bunga. Mereka pun bersorak.
Rasanya harga bunga itu lebih mahal daripada es krimnya yang mungil: 25 riyal –sekitar Rp 110.000.
Ada juga jenis tur baru di Madinah: napak tilas Nabi Muhammad. Dari Masjid Nabawi ke Masjid Quba.
Nabi selalu jalan kaki dari rumahnya ke Masjid Quba. Kini lokasi rumah itu ada di dalam masjid yang terus diperluas. Quba adalah masjid pertama yang dibangun Nabi. Yakni saat Nabi dalam perjalanan migrasi dari Makkah yang membecinya ke Madinah yang menunggunya.