Home News Nyawa Melayang Karena Buku dan Pulpen, JPPI: Tragedi NTT Bukti Negara Abaikan Hak Pendidikan
News

Nyawa Melayang Karena Buku dan Pulpen, JPPI: Tragedi NTT Bukti Negara Abaikan Hak Pendidikan

Bagikan
Tragedi siswa SD NTT buku tulis
JPPI kritik keras pemerintah atas tragedi siswa SD di NTT yang bunuh diri karena tak mampu beli buku. Anggaran pendidikan 20 persen kini jadi sorotan.Foto:Net
Bagikan

JPPI kini melayangkan tiga tuntutan kepada pemerintah: menghentikan gimik politik soal alasan anak putus sekolah, melakukan audit total terhadap penyaluran Dana BOS dan PIP, serta mengembalikan fungsi anggaran pendidikan 20 persen sepenuhnya untuk kebutuhan siswa dan guru, bukan untuk mendanai badan baru lainnya.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H: Polda Metro Jaya Kerahkan 1.810 Personel Amankan Jakarta

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 Sebagai informasi,...

News

Kapan Idulfitri 2026 Dirayakan? Cek Link Livestreaming Sidang Isbat di sini!

finnews.id – Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar sidang isbat untuk menentukan 1...

News

Lonjakan Kendaraan Picu Buka Tutup Akses Masuk Tol MBZ Arah Cikampek

finnews. Id – PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) menerapkan rekayasa lalu...