“BTN percaya investasi terbaik adalah investasi pada talenta dan sumber daya manusia,” ungkap Nixon.
Pada sektor perumahan, BTN Expo 2026 menghadirkan mitra developer BTN, baik perumahan subsidi maupun non-subsidi. Nixon menegaskan, BTN memang selektif dalam memilih developer sebagai bentuk komitmen menyediakan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengatakan, pemerintah mengapresiasi BTN yang telah menggelar BTN Housingpreneur 2025 sebagai wujud komitmen pengembangan ekosistem perumahan nasional dengan menjaring inovasi dari akar rumput. Ajang ini menurutnya memberikan fasilitas pengembangan kemampuan dan kapasitas anak-anak muda Indonesia untuk memecahkan masalah sektor perumahan, yakni masih mismatch-nya supply dan demand untuk hunian yang layak.
“Saya sangat bangga dan gembira berada di antara anak-anak muda yang luar biasa, karena sejak awal pemerintah punya tekad yang sangat kuat bagi pembangunan dan pengembangan ekosistem perumahan. Bangsa kita memiliki energi yang besar. Oleh sebab itu, tidak ada tenaga yang bisa mengubah ini semua kecuali anak-anak muda,” ujar Wakil Menteri PKP.
Wakil Menteri PKP mendorong para generasi muda Indonesia untuk meraih impian dan mewujudkan ide-idenya untuk membawa perubahan. “Silahkan bermimpi ingin jadi apapun yang Anda mau, negara kita ini adalah negara demokrasi, negara merdeka,” tukasnya.
Selama empat hari penyelenggaraan, BTN Expo 2026 juga diramaikan dengan penampilan musisi Tanah Air yang menghadirkan energi dan semangat bagi pengunjung. Antusiasme masyarakat tercatat tinggi, dengan jumlah pengunjung hampir mencapai 6.000 orang pada periode 28 Januari hingga pagi 30 Januari 2026.
BTN Expo 2026 juga memberikan dampak sosial. Melalui partisipasi pengunjung, terkumpul donasi sebesar Rp7.600 per kontribusi yang disalurkan untuk korban bencana di Indonesia. Hingga Jumat (30/1), total dana yang terkumpul mencapai Rp43.312.000.