Kapasitas baterai yang masif ini tentu membutuhkan teknologi pengisian daya yang mumpuni. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa perangkat ini mendukung pengisian daya cepat (fast charging) 100 W. Teknologi ini memungkinkan baterai sebesar 9.000 mAh tersebut terisi penuh dalam waktu yang relatif singkat. Tidak hanya itu, fitur reverse charging juga kemungkinan besar hadir, sehingga pengguna bisa menjadikan ponsel ini sebagai “power bank” darurat untuk mengisi daya perangkat lain.
Desain Modern dan Estetika Flat
Berdasarkan render atau gambaran desain yang beredar, POCO X8 Pro akan tampil dengan estetika yang modern dan maskulin. Perangkat ini mengusung desain flat atau rata pada bagian bingkai dan layar, namun tetap mempertahankan sudut-sudut yang melengkung agar tetap nyaman saat digenggam. Desain seperti ini sedang menjadi tren karena memberikan kesan yang lebih premium dan kokoh.
Pada bagian punggung bodi, terlihat modul kamera yang menampung dua lensa besar. Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi rinci mengenai besaran resolusi sensor yang digunakan maupun teknologi layar yang diusung. Namun, banyak pihak memprediksi POCO akan menggunakan panel AMOLED dengan refresh rate tinggi untuk mengimbangi performa chipset yang gahar.
Menanti Jadwal Rilis dan Prediksi Harga di Indonesia
Lalu, kapan perangkat ini akan resmi menyapa publik? Di Tiongkok, Redmi Turbo 5 dan Turbo 5 Max akan meluncur secara resmi pada 29 Januari 2026. Biasanya, POCO akan mengambil jeda beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk memperkenalkan versi rebrand-nya ke pasar global.
Pertanyaan besar yang muncul adalah mengenai harga. Jika melihat spesifikasi yang dibawa, POCO X8 Pro kemungkinan besar akan mengisi celah harga di atas seri POCO X7 Pro sebelumnya. Banyak pengamat memprediksi harga POCO X8 Pro di Indonesia akan berada di kisaran Rp5 juta hingga Rp7 juta, tergantung pada varian RAM dan memori internal yang ditawarkan.
Jika POCO berhasil membawa spesifikasi Redmi Turbo 5 Max secara utuh ke Indonesia dengan harga yang kompetitif, maka POCO X8 Pro berpotensi merusak pasar ponsel kelas menengah. Kombinasi chipset fabrikasi 3 nm dan baterai 9.000 mAh merupakan tawaran yang sangat sulit ditolak oleh para hardcore gamer maupun pengguna dengan mobilitas tinggi.