Demam Sangat Tinggi: Suhu tubuh pasien dapat melonjak drastis hingga mencapai 39-41 derajat Celsius. Sebagai perbandingan, flu biasa umumnya hanya berkisar di angka 37–38,5 derajat Celsius.
Nyeri Otot dan Sendi Hebat: Pengidap akan merasakan nyeri tubuh yang luar biasa hingga menyebabkan lemas ekstrem (lethargy).
Sakit Kepala Berat: Rasa nyeri di kepala terasa lebih tajam dan intens dibandingkan pusing pada flu biasa.
Gangguan Saluran Napas: Sakit tenggorokan yang tajam disertai batuk kering yang sulit mereda.
Kombinasi antara demam di atas 39 derajat Celsius dan rasa lemas yang membuat tubuh tak berdaya menjadi alarm utama bagi masyarakat untuk segera mencari bantuan medis. Deteksi dini sangat krusial guna mencegah komplikasi pernapasan yang lebih serius akibat infeksi Influenza A H3N2 subclade K ini.
- Bahaya demam tinggi akibat virus influenza H3N2
- Cara mencegah penularan Super Flu subclade K
- Gejala Demam Tinggi
- Gejala super flu
- Gejala Super Flu H3N2
- influenza A H3N2
- info kesehatan
- Kasus Super Flu Influenza A di Jawa Timur dan Jawa Barat
- Kelompok rentan terkena virus Super Flu agresif
- Kemenkes RI
- kesehatan masyarakat
- Pandemi 2026
- Penanganan medis untuk penderita demam tinggi Super Flu
- Pencegahan Flu
- Perbedaan gejala flu biasa dan Super Flu H3N2
- super flu
- Update terbaru kasus Super Flu di Indonesia Januari 2026
- Virus H3N2 Subclade K