Home Tekno Inggris via Ofcom Selidiki X Terkait Penyalahgunaan Grok
Tekno

Inggris via Ofcom Selidiki X Terkait Penyalahgunaan Grok

Penyalahgunaan Grok diselidiki

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Badan pengawas media Inggris, Ofcom, resmi membuka penyelidikan terhadap platform media sosial X menyusul laporan penyalahgunaan chatbot kecerdasan buatan Grok. Chatbot tersebut diduga digunakan untuk membuat dan menyebarkan konten pornografi serta pelecehan seksual terhadap anak.

Apa yang Diselidiki oleh Ofcom?

Penyelidikan ini dipicu oleh adanya dugaan bahwa Grok, alat AI yang terintegrasi dalam platform X, telah digunakan untuk menghasilkan gambar sexualisasi dan deepfake yang memuat:

  • Gambar tidak senonoh tanpa persetujuan individu, termasuk wanita dewasa.
  • Konten berpotensi termasuk child sexual abuse material (CSAM), yaitu gambar anak yang diseksualisasi secara tidak sah.

Ofcom menilai terdapat potensi pelanggaran terhadap Online Safety Act (OSA) Inggris – undang-undang yang menuntut platform online mengambil langkah tegas untuk mencegah penyebaran konten ilegal dan berbahaya.

Proses Penyelidikan dan Fokusnya

Menurut pernyataan resmi, penyelidikan ini akan memeriksa apakah X gagal:

  • Melakukan penilaian risiko yang memadai sebelum mengubah layanannya, terutama terkait fitur Grok.
  • Mencegah konten ilegal seperti gambar intim tanpa izin tersebar di platform.
  • Menghapus konten terlarang secara cepat dan efektif setelah dilaporkan.
  • Melindungi anak dan privasi pengguna, termasuk langkah verifikasi usia agar anak tidak terpapar konten pornografi

Dalam penyelidikan tersebut, Ofcom akan mengecek sejumlah hal krusial. Mulai dari apakah X sudah mengambil langkah yang tepat untuk mencegah pengguna di Inggris mengakses konten ilegal, seperti materi pelecehan seksual anak dan gambar intim tanpa persetujuan. Regulator juga menilai seberapa cepat platform itu menghapus konten ilegal setelah mengetahuinya, serta apakah X melakukan penilaian risiko terbaru sebelum melakukan perubahan besar pada platformnya.

Tak hanya itu, Ofcom turut menyelidiki apakah X telah menilai risiko yang ditimbulkan platformnya terhadap anak-anak di Inggris. Termasuk juga apakah perusahaan memiliki sistem verifikasi usia yang efektif untuk mencegah anak-anak mengakses konten pornografi.

Bagikan
Artikel Terkait
HP 2 Jutaan Terbaik 2026
Tekno

Gak Perlu Mahal! Ini 10 HP 2 Jutaan Terbaik 2026: Layar AMOLED, RAM Jumbo, dan Tahan Air

fin.co.id – Memasuki tahun 2026, persaingan ponsel pintar di kelas harga Rp2...

Tekno

iQOO 15R Resmi Meluncur: Ponsel Snapdragon 8 Gen 5 Pertama di Indonesia

finnews.id – iQOO Indonesia membuat gebrakan besar di pasar otomotif gadget tanah...

Tekno

Samsung Rilis Galaxy Buds4 Series: Desain Baru dan Teknologi Audio Hi-Fi Tercanggih

finnews.id – Bersamaan dengan peluncuran lini ponsel lipat dan jam tangan pintar...

Pre-order Samsung Galaxy S26 Indonesia
Tekno

Gerbang Pre-order Samsung Galaxy S26 Indonesia Resmi Dibuka: Banjir Promo Upgrade Memori Gratis!

Finnews.id – Menyusul peluncuran global yang sukses di San Francisco, Samsung Indonesia...