finnews.id – Laga panas semifinal Piala Liga Inggris (Carabao Cup) 2025/2026 malam ini menyuguhkan drama luar biasa. Arsenal harus bertamu ke markas Chelsea, Stamford Bridge, dengan kondisi pertahanan yang compang-camping.
Mikel Arteta dipaksa memutar otak setelah dua “tembok” andalannya dipastikan absen dalam leg pertama yang krusial ini.
Badai Cedera: Arsenal Kehilangan Fondasi Pertahanan
Kabar buruk menghantam kubu The Gunners. Pelatih Mikel Arteta mengonfirmasi bahwa duo bek tangguh, Riccardo Calafiori dan Piero Hincapie, bakal absen.
Calafiori: Meski proses pemulihannya positif, Arteta enggan berjudi. Bek Italia ini diprediksi masih butuh waktu beberapa minggu lagi.
Hincapie: Kondisi pemain Ekuador ini justru lebih teka-teki. Belum ada kepastian kapan ia bisa kembali mengawal lini belakang.
Beban kian berat karena kebugaran William Saliba dan Leandro Trossard masih diberi tanda tanya besar. Jika Saliba absen, lini belakang Arsenal terancam menjadi “lubang” yang siap dieksploitasi barisan penyerang The Blues.
Kembalinya Sang Mantan: Kai Havertz Siap Teror Chelsea
Di tengah badai cedera, ada satu kabar yang membuat fans Arsenal bisa bernapas lega. Kai Havertz dipastikan fit 100% dan siap “menyakiti” mantan klubnya.
Setelah tampil menjanjikan selama 25 menit saat melawan Portsmouth di Piala FA kemarin, Havertz diproyeksikan menjadi motor serangan utama.
“Dia tampil bagus, sekarang fokus kami adalah memastikan dia siap bertempur di setiap menit pertandingan,” ujar Arteta penuh optimisme.
Misi Dejavu 2018: Bisakah Sejarah Terulang?
Statistik berpihak pada Arsenal jika menilik sejarah semifinal Piala Liga. Terakhir kali kedua raksasa London ini bertemu di fase yang sama (2017/2018), Meriam London sukses menyingkirkan Chelsea dengan agregat 2-1.
Jadwal Krusial:
- Leg Pertama: Stamford Bridge (Kamis, 15/1/2026 – Dini Hari WIB)
- Leg Kedua: Emirates Stadium (4 Februari 2026)
Prediksi Jalannya Laga
Bermain di kandang lawan dengan kondisi skuad yang pincang akan menguji kedalaman strategi Arteta. Chelsea dipastikan akan tampil menekan sejak menit awal, memanfaatkan absennya bek-bek utama Arsenal. Namun, serangan balik cepat yang dimotori Havertz dan kapten Martin Odegaard bisa menjadi senjata mematikan bagi Arsenal untuk mencuri gol tandang.
Siapakah yang akan tersenyum di akhir laga Derby London kali ini?