finnews.id – Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini hanya membutuhkan waktu kurang dari empat hari.
Kepolisian menangkap Ahmad Riansa, terduga pelaku pembunuh seorang terapis SPA berinisial SM (23). Jenazah SM sebelumnya ditemukan di kamar indekos Al-Ash, Jalan Letnan Arsyad Raya Nomor 3, RT 004/012, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Kasubdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa F. Marasabessy mengatakan, terduga pelaku pembunuhan ditangkap di Kampung Sanding, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (11/1) malam.
“Dilakukan penangkapan terhadap Ahmad Riansa,” kata Ressa dalam keterangan tertulis, Senin (12/1).
Kepolisian belum menjelaskan kronologi penangkapan dan motif terduga pelaku membunuh korban.
Kronologi Jenazah Korban Ditemukan
Sebelumnya seorang terapis SPA berinisial SM (23), ditemukan tewas di kamar indekos Al-Ash, Jalan Letnan Arsyad Raya Nomor 3, RT 004/012, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Wanita itu diduga menjadi korban pembunuhan.
Kasubdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa F. Marasabessy menjelaskan kronologi wanita itu ditemukan meninggal dunia.
SM pertama kali diketahui meninggal dunia pada Rabu (7/1) sekitar pukul 20.26 WIB. Jenazah SM ditemukan dalam kamar indekos.
Awalnya, AS yang mengaku keluarga datang ke lokasi atas permintaan ibu kandung SM. “Dikarenakan korban tidak bisa dihubungi sejak siang,” kata Ressa dalam keterangan tertulis, Senin (12/1).
Setiba di lokasi, pintu kamar indekos SM digedor namun tidak ada jawaban. AS kemudian meminta bantuan pengurus indekos berinisial DRH, untuk membuka kamar. Karena pintu terkunci dari dalam, keduanya membuka pintu menggunakan kunci duplikat.
“Pada saat pintu terbuka melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ucap Ressa.
Di sekitar tubuh SM, kepolisian menemukan botol berisi cairan pembersih toilet serta muntahan.