Catatan Dahlan Iskan

Sirrul Cholil

Bagikan
Bagikan

D’ Swan

SBB Single Side Band. Awak ingat dulu sewktu STM praktek kerja lapangan di bandara Tabing, laporan praktek awak waktu itu tentang radio komunikasi SSB ini.

Taufik Hidayat

Ada cerita Kartu Pos… He he , hobi saya mengumulkan kartu pos dan perangko,,, kalau jalan jalan kemana saja hobu juga kirim ke beberapa teman atau ke rumah sendiri. Tapi belaangan ini serng tidak sampai.. Dan ada juga yg perangkonya hanya cap cap elektornik begitu.. Uniknya ada yang sampai setahun kemudian karena nyasar. Sebuah kartu pos dari Buenos Aires, dia nyasar sampai ke singapra dulu… he he ..Yg lebih asyik lagi adaah sebuah kartu pos dari Hawaii, gambarnya cewek top less. Ternyata samai juga ke tempat kos saya.. *Ini masih thn 1989)… tapi disensor … sudag dicoret coret bagian dadanya….

Definisi Mewah

Saya salut, dengan kegigihan almarhum sewaktu muda, terutama di bagian ini: “Tiap hari ia kirim kartu pos dari Tokyo. Tiap hari”, ujar Anita. Gigih mengejar satu wanita, bahkan tatkala jauh beda negara, saya benar-benar salut. Sebuah pilihan romansa yang harus dihormati. Tidak ada yang salah. Sama sekali tidak ada yang salah. Namun izinkan… saya membagikan sudut pandang pribadi. “Real men don’t chase. They attract”. Itulah kalimat palu yang selalu saya hantamkan, ke kepala para junior saya, sesama pria, setiap kali mereka bertanya, meminta petuah romansa, terutama jika wanita yang mereka taksir dan mereka kejar, tinggal beda kota. “Di divisi kantor tempatmu bekerja, ada? Satu atau dua wanita, yang tertarik dan terpikat sama kamu? Di komplek tempat kamu tinggal, ada? Satu atau dua tetangga wanita, yang terpikat dan tertarik sama kamu? Jika belum ada, that’s it, berarti masih ada banyak PR yang harus dikerjakan: penampilan, attitude, conversation skill, pengaruh, kharisma…” Itulah sederet kalimat petir lanjutan yang biasa saya sodorkan. Sebagian ada yang langsung “ooohhh” seolah mengalami epifani. Sebagian lagi ada yang langsung menunduk dengan ekspresi muram “…damn, never done that”. Sebagian lagi ada yang langsung menelan ludah. Dan akhirnya, saya biasa tutup dengan kalimat: “So, dear gentlemen, do your homework first, and then conquer your own territory first”. Mengejar itu sejatinya tugas wanita. Tugas utama pria? “Refine himself, and attract”.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Petir India

Terlalu pusing saya memikirkan: akan dipakai mengangkut apa mobil itu. Agar hasil...

Catatan Dahlan Iskan

WNI WNI

  Kejengkelan itu sampai tersimpan di bawah sadarnyi. Maka ketika di satu...

Catatan Dahlan Iskan

Kolegium MK

Pun bagi yang berhidung pesek: bisa melakukan bedah plastik estetika. Bisa mancung....

Catatan Dahlan Iskan

Impor BBM

  Dari semua yang dipersoalkan itu rasanya soal kedaulatan yang terberat. Ini...