finnews.id – Arsenal memimpin klasemen dengan 49 poin dari 21 pertandingan, mencatatkan 15 kemenangan, 4 seri, dan hanya 2 kekalahan. Tim ini menunjukkan performa konsisten dengan 5 pertandingan terakhir meraih 4 kemenangan dan 1 seri, serta lolos ke babak penyisihan grup Liga Champions UEFA.
Manchester City dan Aston Villa sama-sama memiliki 43 poin, tetapi Man City unggul selisih gol. Man City mencetak 45 gol dan kebobolan 19, sementara Aston Villa mencetak 33 gol dan kebobolan 24. Kedua tim juga berada di zona Liga Champions UEFA. Liverpool berada di peringkat ke-4 dengan 35 poin, tampil stabil dengan 10 kemenangan, 5 seri, dan 6 kekalahan.
Di posisi 5 sampai 8, Brentford memimpin zona Liga Eropa dengan 33 poin. Newcastle dan Manchester United sama-sama mengumpulkan 32 poin, namun Newcastle berada di atas karena performa lebih baik di lima pertandingan terakhir. Chelsea berada di peringkat 8 dengan 31 poin, masih bersaing ketat untuk masuk zona Eropa. Fulham dan Sunderland menempati posisi 9 dan 10 dengan poin masing-masing 31 dan 30.
Tim-tim tengah klasemen, termasuk Brighton (29 poin), Everton (29 poin), Crystal Palace (28 poin), Tottenham (27 poin), Bournemouth (26 poin), dan Leeds (22 poin), menunjukkan kompetisi yang ketat. Poin-poin ini menentukan peluang lolos ke kompetisi Eropa atau terhindar dari zona degradasi.
Zona degradasi ditempati Nottingham Forest (21 poin), West Ham (14 poin), Burnley (13 poin), dan Wolves (7 poin). Forest sempat menang satu kali dalam 5 pertandingan terakhir, tetapi posisi mereka masih rawan. West Ham, Burnley, dan Wolves kesulitan mengumpulkan poin, dengan Wolves hanya satu kemenangan dari 21 pertandingan.
Analisis Tren dan Performansi Tim
Arsenal menonjol karena efisiensi gol dan stabilitas performa. Selisih gol 26 menunjukkan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Man City masih menjadi ancaman utama dengan lini serang produktif, mencetak 45 gol. Aston Villa tetap kompetitif meskipun selisih gol lebih kecil, berkat kemenangan penting di beberapa laga.
Tim-tim papan bawah seperti West Ham, Burnley, dan Wolves mengalami masalah serius di lini pertahanan, kebobolan lebih dari 40 gol.
Hal ini menjadi indikator risiko degradasi tinggi. Liverpool dan tim papan tengah lain memiliki performa lebih seimbang, tetapi konsistensi masih menjadi kunci untuk mempertahankan posisi di zona Eropa.
Kesimpulan
Klasemen sementara Premier League 2025–26 menunjukkan dominasi Arsenal dan persaingan ketat di zona Liga Champions dan Liga Eropa.
Tim papan bawah menghadapi tekanan besar untuk menghindari degradasi. Data selisih gol, jumlah kemenangan, dan hasil 5 pertandingan terakhir menjadi indikator penting dalam memprediksi pergerakan klasemen hingga akhir musim.
Stabilitas lini pertahanan dan produktivitas serangan akan menjadi penentu keberhasilan tim-tim papan atas dan peluang bertahan tim papan bawah.
Referensi