Meski pelatih Aljazair, Vladimir Petković, melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Riyad Mahrez, pertahanan Nigeria tetap solid. Kemenangan ini membawa Nigeria menantang tuan rumah Maroko dalam laga semifinal di Rabat yang diprediksi akan berlangsung panas.
Laga ini pun berakhir dengan ketegangan tinggi setelah terjadi kericuhan kecil antara pemain dan ofisial tim di pinggir lapangan. Wasit Issa Sy bahkan harus mendapatkan pengawalan ketat saat meninggalkan lapangan akibat protes keras dari staf kepelatihan Aljazair.