Namun, Morgan Stanley tidak melihat perubahan dalam waktu dekat untuk rantai pasok sensor Face ID, yang hingga kini masih diproduksi secara eksklusif oleh LITE.
Meski begitu, teknologi Face ID sendiri diperkirakan akan berevolusi. Apple diyakini tengah mengembangkan Face ID di bawah layar (under-display), yang berpotensi diperkenalkan pada 2027, bertepatan dengan 20 tahun peluncuran iPhone pertama.
Harga Tetap Stabil
Menariknya, meskipun diversifikasi pemasok dan adopsi teknologi baru biasanya berujung pada kenaikan harga, Morgan Stanley memperkirakan Apple akan tetap menahan harga jual iPhone.
Alih-alih menaikkan harga, Apple diprediksi akan menyerap kenaikan biaya komponen—strategi yang sebelumnya juga diterapkan pada iPhone 17. Saat itu, Apple memilih meningkatkan kapasitas penyimpanan sebagai nilai tambah, tanpa menaikkan harga resmi.
Jika prediksi ini benar, iPhone berkamera 200 MP bukan hanya akan menjadi lompatan teknologi, tetapi juga bukti konsistensi Apple dalam menjaga posisi premium tanpa membebani konsumen.