Finnews.id – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara kembali mencoreng citra institusi keuangan negara.
Kasus ini melibatkan oknum pegawai DJP dan Wajib Pajak (WP) yang diduga melakukan kongkalikong untuk memangkas nilai kewajiban pajak.
Kejadian ini memicu pertanyaan besar. Mengapa pegawai pajak yang dikenal sebagai “anak emas” negara dengan penghasilan tertinggi masih nekat menerima suap?
Padahal, sesuai regulasi, mereka memiliki struktur tunjangan yang jauh melampaui rata-rata Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya di Indonesia.
Tukin Termahal di Indonesia
Pegawai DJP Kemenkeu merupakan satu-satunya kelompok ASN yang menikmati Tunjangan Kinerja (Tukin) dengan angka yang sangat mencolok.
Hal ini diatur dalam Perpres Nomor 37 Tahun 2015. Bahkan untuk level terendah, tunjangannya sudah melebihi gaji pokok banyak profesi lain.
Rincian Tukin di lingkungan DJP berdasarkan peringkat jabatan:
-
Level Eselon I (Puncak):
- Peringkat Jabatan 27: Rp 117.375.000
- Peringkat Jabatan 26: Rp 99.720.000
- Peringkat Jabatan 24: Rp 84.604.000
-
Level Eselon II:
- Peringkat Jabatan 23: Rp 81.940.000
- Peringkat Jabatan 20: Rp 56.780.000
-
Level Menengah & Pelaksana (Eselon III ke Bawah):
- Peringkat Jabatan 19: Rp 46.478.000
- Peringkat Jabatan 15: Rp 19.058.000 – Rp 25.411.600
- Peringkat Jabatan 10: Rp 10.256.950 – Rp 13.986.750
- Peringkat Jabatan Terendah (Jabatan 4): Rp 5.361.800
Gaji Pokok PNS Berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024
Selain mendapatkan tunjangan kinerja yang melimpah, para pegawai pajak tetap menerima gaji pokok bulanan sesuai dengan ketentuan umum ASN di Indonesia.
Daftar Gaji Pokok PNS Berdasarkan Golongan
Berikut adalah daftar gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdasarkan golongan:
Gaji PNS Golongan I
- Golongan Ia: Rp 1.685.700 – Rp 2.522.600
- Golongan Ib: Rp 1.840.800 – Rp 2.670.700
- Golongan Ic: Rp 1.918.700 – Rp 2.783.700
- Golongan Id: Rp 1.999.900 – Rp 2.901.400
Gaji PNS Golongan II
- Golongan IIa: Rp 2.184.000 – Rp 3.643.400
- Golongan IIb: Rp 2.385.000 – Rp 3.797.500
- Golongan IIc: Rp 2.485.900 – Rp 3.958.200
- Golongan IId: Rp 2.591.100 – Rp 4.125.600
Gaji PNS Golongan III
- Golongan IIIa: Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200
- Golongan IIIb: Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800
- Golongan IIIc: Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500
- Golongan IIId: Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700
Gaji PNS Golongan IV
- Golongan IVa: Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900
- Golongan IVb: Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300
- Golongan IVc: Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400
- Golongan IVd: Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500
- Golongan IVe: Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200
Dengan akumulasi gaji pokok dan tunjangan kinerja yang bisa mencapai angka tiga digit per bulan bagi pejabat tinggi, skandal suap di Jakarta Utara ini menjadi ironi dalam upaya reformasi birokrasi.
- berapa Gaji Pegawai Pajak
- daftar tukin DJP terbaru
- gaji dan tukin ASN pajak
- Gaji pegawai DJP
- Gaji Pegawai Pajak
- gaji pegawai pajak DJP
- gaji PNS Kemenkeu terbaru
- kasus suap pajak Jakarta Utara
- korupsi sektor perpajakan
- nilai uang sitaan KPK di DJP
- OTT KPK 2026 pajak
- OTT KPK Kantor Pajak Jakarta Utara
- OTT KPK pajak. berapa gaji eselon 1 pajak 2026
- OTT KPK pegawai pajak
- pengurangan nilai pajak suap
- perbandingan gaji PNS biasa vs pajak
- profil pegawai pajak kena OTT
- rincian tukin pegawai pajak 2026
- SKANDAL DISKON PAJAK
- skandal suap pengurangan pajak
- Tukin pegawai pajak
- tunjangan kinerja DJP
- tunjangan kinerja DJP terbesar
- Tunjangan kinerja DJP tertinggi