Catatan Dahlan Iskan

Carter 747  

Bagikan
James Rachman Radjimin (duduk) sewaktu masih sehat.--
James Rachman Radjimin (duduk) sewaktu masih sehat.--
Bagikan

Kelihatannya rekor Radjimin akan dipecahkan oleh temannya sendiri: sama-sama konsul kehormatan negara Eropa Timur. Radjimin konsul Hungaria. Sindu konsul Slovakia.

Anitalah yang kini menangani Marriott. Sehat. Cantik. Masih lima ”i”. Bersama tiga anaknyi dia memimpin Marriott. Termasuk mengelola jaringan hotel: Artotel.

Tentu banyak kenangan bersamanya. Suatu saat saya bertemu Radjimin di bandara. Biasa. Ia pakai jas lengkap. Radjimin orang yang selalu tampil keren. Apalagi orangnya memang ganteng, tinggi, atletis. Mirip dengan pendeta muda Mawar Sharon saat ini: Philip Mantofa.

“Mau ke mana?” tanya saya.

“Ini, bawa rombongan besar,” jawabnya.

Bersama Radjimin memang ada 400 orang. Saya lupa: mereka jemaat gereja Pantekosta Tabernakel atau Gereja Mawar Sharon. Radjimin dulunya jemaat Tabernakel, lalu pindah ke Mawar Sharon.

“Jadi, mau ke mana rombongan ini?,” tanya saya lagi.

“Mau ke Manila, Filipina,” jawabnya.

“Ada apa di Manila?”

“Mau kebaktian di sana”.

“Ada pesawat besar ke Manila?”

“Kami carter pesawat Boeing 747,” katanya.

Tuhan begitu penting bagi Radjimin. (Dahlan Iskan)

 

 

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Sirrul Cholil

Salwa tidak terlihat mewarisi kenakalan ayahnyi. Karena itu tidak perlu menitipkan Salwa...

Ilustrasi Nadiem Makarim-Gusti-Harian Disway-
Catatan Dahlan Iskan

Melanggar Sombong

Dua-duanya ternyata tidak. Lalu apa? Nadiem menjelaskan bahwa ia tidak menerima uang...

dr Edwin Ongkoraharjo (kiri) bersama Soedomo Mergonoto (tengah)
Catatan Dahlan Iskan

Pilihan Baru

Sudomo kini praktis jadi juru selamat di kalangan Tionghoa. Juga juru damai...

Catatan Dahlan Iskan

Timtim Maduro

Bahwa tulisannya begitu bagus itu karena Efatha rajin menulis. Juga banyak membaca....