Home Internasional AS Tarik Diri, PBB Tegaskan Kontribusi Tetap Wajib Dibayar
Internasional

AS Tarik Diri, PBB Tegaskan Kontribusi Tetap Wajib Dibayar

Bagikan
PBB, Image: Padrinan / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Amerika Serikat telah mengumumkan penarikan partisipasinya dari 31 entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Keputusan ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump melalui perintah eksekutif, yang mencakup penarikan dari berbagai organisasi internasional, perjanjian, dan konvensi.

Meskipun demikian, pejabat PBB menegaskan bahwa kewajiban hukum AS untuk membayar kontribusi tetap berlaku.

Latar Belakang Penarikan AS dari PBB

Keputusan penarikan AS memengaruhi berbagai badan PBB yang menangani isu global penting, termasuk United Nations Population Fund (UNFPA), yang mendukung kesehatan ibu dan anak serta melawan kekerasan berbasis gender.

Selain itu, AS juga menarik diri dari United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), United Nations Democracy Fund, dan beberapa unit lain dalam Sekretariat PBB yang berbasis di New York dan lokasi lain.

Sekretaris Eksekutif UNFCCC, Simon Stiell, menyatakan bahwa langkah ini menandai perubahan signifikan dalam kerja sama global terkait perubahan iklim. Meskipun demikian, mandat yang ada tetap berlaku dan kontribusi AS yang telah disetujui Majelis Umum tetap menjadi kewajiban hukum.

Kewajiban Kontribusi AS

Pejabat PBB menegaskan bahwa semua negara anggota, termasuk AS, tetap memiliki kewajiban untuk membayar kontribusi yang telah disetujui oleh Majelis Umum.

Kontribusi ini mencakup anggaran reguler PBB dan anggaran operasi penjaga perdamaian. Stephane Dujarric, juru bicara PBB, menyatakan bahwa organisasi internasional akan melanjutkan pelaksanaan mandatnya sesuai arahan negara anggota.

“Semua entitas PBB akan melanjutkan pelaksanaan mandat mereka sebagaimana diberikan oleh negara anggota,” kata Dujarric dalam pernyataan resmi.

Ia menambahkan bahwa Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyesalkan keputusan pemerintahan AS, namun menegaskan kelanjutan pekerjaan PBB tetap berjalan.

Dampak Penarikan Terhadap Badan Regional

Penarikan AS juga mencakup komisi regional PBB untuk Asia-Pasifik, Asia Barat, Afrika, serta Amerika Latin dan Karibia. Meskipun partisipasi AS dihentikan, pelaksanaan mandat PBB di semua wilayah tetap berjalan sesuai keputusan negara anggota.

Hal ini menunjukkan bahwa organisasi internasional tetap beroperasi meskipun beberapa anggota utama mengubah partisipasinya.

Bagikan
Artikel Terkait
Serangan Arab Saudi di Yaman
Internasional

Kemlu Ungkap Nasib 3 WNI di Yaman Saat Serangan Arab Saudi

finnews.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI akhirnya mengungkap nasib tiga warga...

Internasional

Rusia Gabung dengan China-Iran dalam Latihan Perang di Lepas Pantai Afsel

finnews.id – Sebuah kapal perang Rusia tiba di lepas pantai pangkalan Angkatan...

Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Dinilai Kooperatif, Trump Batalkan Gelombang Serangan Kedua ke Venezuela

finnews.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan gelombang serangan kedua...

Longsor sampah Filipina 2026
Internasional

Tragedi Longsor Sampah di Filipina: Puluhan Pekerja Hilang Tertimbun di Cebu City

Finnews.id – Bencana mematikan melanda wilayah Filipina bagian tengah setelah sebuah gunungan...