finnews.id – Beberapa hari terakhir ini, pencarian terkait video botol Golda berdurasi 19 detik mendadak ramai di linimasa media sosial. Banyak warganet mengaku penasaran setelah kabar tentang video tak senonoh ini beredar di sejumlah platform.
Dikutip dari beberapa sumber, narasi yang beredar mengatakan bahwa video ini menampilkan seorang mahasiswi sebagai pemeran, dan direkam oleh pacarnya, sehingga membuat rasa ingin tahu publik semakin tinggi.
Tak hanya itu, sejumlah akun juga membuat narasi aksi tak senonoh yang dikaitkan dengan botol Golda. Tentunya hal ini membuat video ini semakin ramai diperbincangkan.
Isu ini menyebar cepat melalui unggahan singkat, komentar berantai, hingga tautan mencurigakan yang mengiming-imingi akses ke video “asli”.
Sebagai akibatnya, kata kunci seperti Golda 19 detik langsung melonjak di mesin pencari.
Tetapi yang jadi pertanyaan di sini, apakah link video tersebut benar-benar ada dan terverifikasi? Hingga saat ini, masih belum ada bukti valid yang mendukung klaim tersebut.
Rumor dan Narasi yang Beredar
Narasi yang beredar menyebut adanya video berdurasi 19 detik dengan cuplikan visual tertentu menggunakan botol plastik minuman kopi Golda. Beberapa unggahan bahkan mengklaim video tersebut hanyalah potongan dari versi lebih panjang, dengan istilah seperti “season lanjutan” atau “versi lengkap” dipopulerkan oleh akun-akun anonim.
Pola seperti ini umum dipakai untuk menciptakan rasa penasaran dan mendorong warganet mengklik tautan tertentu.
Sebagian besar klaim berasal dari akun tidak terverifikasi di media sosial dan situs dengan reputasi rendah terkesan tidak dapat dipertanggung jawabkan.
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan:
– Tidak ada media arus utama atau akun kredibel yang mempublikasikan cuplikan video atau detail teknis yang dapat diverifikasi.
– Tidak ada satu pun bukti visual sahih—baik potongan video, tangkapan layar, maupun keterangan teknis—dari sumber terpercaya.
– Belum ada pernyataan resmi dari produsen minuman Golda, lembaga berwenang, atau platform media sosial yang mengonfirmasi keberadaan video tersebut.