“Meskipun target dipercepat menjadi satu tahun dan sempat membuat saya mengalami gangguan kesehatan, hari ini kami sudah pulih dan siap melanjutkan perjuangan,” tambahnya.
Optimisme ini didukung oleh dukungan anggaran dari Presiden Prabowo Subianto yang mencapai Rp40 triliun pada tahun ini. Angka tersebut tercatat sebagai alokasi anggaran pertanian tertinggi dalam sejarah Indonesia, yang diharapkan mampu menghasilkan lonjakan nilai ekonomi nasional serta menjamin kedaulatan pangan yang berkelanjutan.