Catatan Dahlan Iskan

Timtim Maduro

Bagikan
Bagikan

Bahwa tulisannya begitu bagus itu karena Efatha rajin menulis. Juga banyak membaca. Sejak Efatha kecil ayahnya sudah memasok bacaan. Termasuk berlangganan koran. Sang ayah pernah menjabat kepala Dinas Kehutanan di Timtim: Filomeno Borromeu.

Ayahnya sempat mengajarkan bahasa Portugis ke Efatha. Sang ayah memang pernah menjadi guru bahasa Portugis sebelum Timtim bergabung ke Indonesia. Tapi Efatha mengaku belum sampai bisa berbahasa Portugis.

Dari rajinnya membaca itu Efatha merasa punya guru menulis –yang Anda sudah kenal namanya. Karena itu tulisan Efatha terasa sangat lincah. Kalimat-kalimatnya pendek. Hanya sedikit kurangnya: kurang menyelipkan sedikit humor.

Bacalah sendiri hebatnya tulisan 300 menitnya di bagian bawah tulisan saya ini. Ups jangan membacanya. Anda sudah membaca itu. Amati gaya tulisannya. Dan kedalaman isinya.

Dari Udayana Efatha mengambil S-2 di Universitas Brawijaya: ilmu pertahanan. Lalu kembali ke Udayana mengambil S-3 bidang hukum. Zigzag: politik-pertahanan-hukum. Tapi memang masih saling terkait.

Ia ingin mendalami bagaimana status hukum robot dan AI di masa depan. Akankah mereka benar-benar bisa jadi manusia yang sesungguhnya. Termasuk berhak atas kewarganegaraan.

Kalau saja bisa Disway pun akan mengalami kesulitan menggunakan kata ganti untuk mereka: dia atau ia; nyi atau nya.

Efatha anak tunggal. Ayah-ibunya pensiun di Bali. Boleh dikata Efatha masih pengantin baru. Belum punya anak. Istrinya juga orang Timtim –dari kota kecil dekat perbatasan dengan NTT. Tidak jauh dari Dili.

Dia, sang istri, adalah adik semesternya di Udayana. Kini sang istri sedang menyelesaikan S-3. Juga di Udayana. Bidang hukum.

“Aneh”, kata Efatha, “orang seperti imigran tidak bisa dapat kewarganegaraan, justru Sophia bisa dapat”, katanya. (Dahlan Iskan)

 

Bagikan
Artikel Terkait
dr Edwin Ongkoraharjo (kiri) bersama Soedomo Mergonoto (tengah)
Catatan Dahlan Iskan

Pilihan Baru

Fungsi lain prostat adalah terkait dengan sperma itu sendiri: ikut memproduksi sperma....

Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-
Catatan Dahlan Iskan

Gagal Sukses  

Tentu saya mengikuti dinamika yang terjadi di New York. Banyak analis menilai...

Catatan Dahlan Iskan

Jane Moses

Gerakan masif anti Moses pun sangat berkembang. Gerakan pertama dipimpin Jane Jacobs....

Catatan Dahlan Iskan

Tiga Serangkai

Pejabat ketiga yang juga dilantik bersamaan dengan Zohran adalah: Mark D. Levine....