Kekacauan Transportasi Udara di Eropa Barat
Selain korban jiwa, salju ekstrem Melanda Eropa juga memicu gangguan besar pada transportasi udara. Ratusan penerbangan dibatalkan di bandara-bandara utama seperti Paris Charles de Gaulle, Orly, dan Amsterdam Schiphol. Di Schiphol, lebih dari 400 penerbangan dibatalkan dalam satu hari, dengan ratusan penumpang terdampar dan antrean panjang di meja layanan maskapai.
Maskapai nasional Belanda, KLM, melaporkan keterbatasan cairan de-icing akibat tingginya permintaan dan gangguan rantai pasok. De-icing merupakan proses penting untuk menghilangkan es dan salju dari permukaan pesawat guna menjaga aerodinamika dan keselamatan penerbangan. Tanpa proses ini, pesawat berisiko kehilangan daya angkat saat lepas landas.
Penelitian penerbangan modern menegaskan bahwa lapisan es setebal beberapa milimeter saja dapat mengurangi efisiensi sayap pesawat secara signifikan. Oleh karena itu, pembatalan penerbangan dalam kondisi cuaca ekstrem justru mencerminkan penerapan standar keselamatan yang ketat, meskipun berdampak besar pada penumpang.
Gangguan Kereta dan Sistem Darat
Transportasi darat juga mengalami tekanan besar. Di Belanda, layanan kereta sempat berhenti total akibat gangguan sistem, memperparah situasi bagi penumpang yang sudah terdampak pembatalan penerbangan. Jalur kereta internasional seperti Eurostar dari Amsterdam ke Paris dilaporkan mengalami pembatalan dan keterlambatan panjang.
Salju dan suhu rendah dapat memengaruhi sistem kelistrikan rel, sinyal otomatis, serta mekanisme pergantian jalur. Studi teknik transportasi menunjukkan bahwa komponen logam pada rel dapat mengalami kontraksi ekstrem, sementara es dapat menghambat sensor elektronik yang vital bagi keselamatan perjalanan kereta.
Perspektif Ilmu Iklim Modern
Fenomena salju ekstrem Melanda Eropa tidak dapat dilepaskan dari diskusi ilmiah tentang perubahan iklim global. Meskipun pemanasan global identik dengan kenaikan suhu, para klimatolog menjelaskan bahwa ketidakstabilan iklim justru meningkatkan peluang terjadinya cuaca ekstrem, termasuk badai salju yang intens.
Data dari lembaga klimatologi internasional menunjukkan bahwa pemanasan Arktik memperlambat arus jet stream, menyebabkan sistem cuaca bergerak lebih lambat dan bertahan lebih lama di suatu wilayah. Akibatnya, hujan salju dapat berlangsung berhari-hari dan menumpuk dalam jumlah besar, seperti yang terjadi dalam peristiwa ini.
- badai salju eropa
- badai salju ganggu perjalanan di eropa
- bandara eropa tutup akibat salju
- cuaca ekstrem Eropa
- dampak cuaca dingin terhadap penerbangan eropa
- enam orang meninggal akibat salju di eropa
- korban jiwa salju
- penerbangan dibatalkan eropa
- salju ekstrem eropa
- salju ekstrem lumpuhkan transportasi eropa