finnews.id – Bagi setiap orang tua, tidak ada cita-cita yang lebih luhur selain melihat anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah.
Anak yang kelak menjadi qurrata a’yun (penyejuk mata dan penenang jiwa) serta menghadirkan pahala yang terus mengalir lewat doa-doanya, bahkan setelah orang tuanya tiada. Inilah puncak harapan, investasi akhirat yang nilainya melampaui seluruh kekayaan dunia.
Namun, membesarkan anak di tengah derasnya arus zaman bukan perkara mudah. Tantangan moral, pergaulan bebas, hingga krisis keteladanan mengintai dari berbagai arah.
Orang tua pun berikhtiar sekuat tenaga: memilihkan pendidikan terbaik, menanamkan adab sejak dini, dan berusaha menjadi contoh yang baik di rumah.
Sayangnya, ada satu kekuatan besar yang sering terlupakan—padahal ia adalah senjata paling ampuh yang Allah titipkan langsung kepada orang tua: doa.
Jangan pernah meremehkan doa yang terlantun lirih di sepertiga malam, atau bisikan harap yang mengalir dalam setiap sujud.
Doa orang tua bukan sekadar kata-kata, melainkan panggilan langsung ke langit yang memiliki jalur istimewa. Artikel ini merangkum 10 doa mustajab untuk anak sholeh dan sholehah, doa-doa agung yang bersumber langsung dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW.
Mengapa Doa Orang Tua Begitu Mustajab?
Keyakinan tentang dahsyatnya doa orang tua bukanlah tanpa landasan. Rasulullah SAW secara tegas menyampaikan jaminan dalam sabdanya:
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
Tsalātsu da’awātin mustajābātin lā syakka fīhinna: da’watul-mazhlūm, wa da’watul-musāfir, wa da’watul-wālidi ‘alā waladihī.
Artinya: “Ada tiga macam doa yang pasti diterima (mustajab) tanpa diragukan lagi, yaitu: doa orang yang terzalimi, doa seorang musafir, dan doa orang tua untuk anaknya.” (HR. Tirmidzi & Abu Dawud).
Hadis ini menjadi pengingat bahwa doa orang tua memiliki “prioritas khusus” di sisi Allah SWT. Selama doa itu dipanjatkan dengan ikhlas, penuh harap, dan disertai usaha nyata, maka ia tak akan pernah sia-sia.