Home Internasional Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja Memanas Lagi, Kemlu RI Pastikan WNI Aman
Internasional

Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja Memanas Lagi, Kemlu RI Pastikan WNI Aman

Bagikan
Konflik Thailand Kamboja 2026
Kemlu RI memastikan WNI di Thailand dan Kamboja dalam keadaan aman menyusul pecahnya kembali konflik di perbatasan kedua negara pada awal Januari 2026.Foto:IST
Bagikan

Finnews.id – Hubungan diplomatik antara Thailand dan Kamboja kembali tegang setelah militer Kamboja diduga melanggar gencatan senjata dengan membombardir wilayah perbatasan Thailand pada Selasa 6 Januari 2026 pagi. Menanggapi situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) bergerak cepat memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di kedua negara tersebut dalam keadaan selamat.

Kemlu Pantau Ketat Wilayah Perbatasan Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl, menegaskan bahwa hingga saat ini otoritas Indonesia belum menerima laporan adanya WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Senada dengan hal itu, Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan bahwa KBRI Bangkok terus melakukan pemantauan intensif di wilayah perbatasan yang menjadi titik konflik.

“Informasi yang kami terima sejauh ini mengonfirmasi tidak ada WNI yang terdampak. Kami dan KBRI Bangkok senantiasa memonitor situasi di wilayah perbatasan Thailand-Kamboja secara berkala,” ujar Heni Hamidah kepada wartawan, Rabu 7 Januari 2026.

Lokasi Konflik Bukan Konsentrasi Massa WNI Berdasarkan data Kemlu, wilayah perbatasan Ubon Ratchathani yang menjadi target mortir bukan merupakan daerah dengan konsentrasi penduduk WNI yang besar. Mayoritas warga Indonesia di Thailand menetap di kota-kota besar yang jauh dari titik panas konflik, seperti Bangkok, Chonburi, Khon Kaen, dan Chiang Mai.

Meski demikian, KBRI Bangkok tetap mengeluarkan imbauan bagi WNI yang berada di sekitar wilayah terdampak untuk segera melaporkan diri melalui portal “Peduli WNI” atau menghubungi perwakilan RI terdekat guna mempermudah proses evakuasi jika situasi memburuk.

Kronologi Pelanggaran Gencatan Senjata Ketegangan terbaru ini muncul setelah militer Thailand melaporkan adanya serangan mortir dari pihak Kamboja ke Provinsi Ubon Ratchathani. Serangan tersebut mengakibatkan seorang tentara Thailand terluka akibat pecahan peluru. Insiden ini terjadi hanya sepuluh hari setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata pada 27 Desember 2025 lalu.

Sengketa wilayah yang telah berlangsung selama beberapa dekade ini sebelumnya sempat memuncak pada Desember 2025. Bentrokan besar kala itu merenggut puluhan nyawa dan memaksa sekitar satu juta orang dari kedua belah pihak mengungsi.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Pertahanan Kamboja melalui juru bicaranya, Maly Socheata, masih menolak memberikan komentar terkait tuduhan serangan terbaru tersebut.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah 40 Hari Ditutup, Jemaah Langsung Berdatangan

finnews.id – Masjid Al-Aqsa akhirnya kembali dibuka untuk jamaah Muslim pada Kamis,...

Internasional

Sombongnya Netanyahu, Ngaku Siap Kembali Berperang Lawan Iran Kapan Saja!

finnews.id – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan tegas terkait situasi...

Internasional

Israel Terus Serang Lebanon, Iran Sebut Perundingan Damai Jadi ‘Tak Masuk Akal’!

finnews.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan...

Internasional

Usai Tercapainya Gencatan Senjata AS-Iran, Israel Gempur 100 Lokasi di Lebanon dalam 10 Menit

finnews.id – Situasi di Timur Tengah kembali memanas secara drastis. Hanya berselang...