Finnews.id – Nasib malang menimpa seorang bocah perempuan berinisial AS (4) yang menjadi korban peluru nyasar saat pecah tawuran antarwarga di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Proyektil peluru tersebut mengenai bagian mata korban hingga mengakibatkan pendarahan hebat. Saat ini, kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku penembakan tersebut.
Kronologi Kejadian di Lokasi Bentrokan
Insiden tragis ini bermula ketika korban bersama ibunya, Romanda Siregar (33), sedang melintas menggunakan becak motor di depan Kantor Pos Belawan pada Senin 5 Januari 2026, malam sekitar pukul 19.30 WIB. Di saat yang bersamaan, dua kelompok massa sedang terlibat aksi saling serang di kawasan tersebut.
Romanda menceritakan bahwa secara tiba-tiba anaknya menangis histeris sambil memegangi wajah. Ia terkejut saat melihat darah segar mengucur dari bagian mata putri kecilnya. Tanpa mengetahui arah datangnya peluru, Romanda langsung melarikan anaknya ke RSUD Pirngadi Medan untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Upaya Pengejaran oleh Kepolisian Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
Menurut Agus, tawuran di lokasi tersebut sebenarnya sudah sempat pecah sejak sore hari dan berhasil dibubarkan oleh petugas. Namun, para pelaku kembali melakukan aksi serupa pada malam harinya hingga memakan korban warga sipil.
Saat ini, tim gabungan Polres Pelabuhan Belawan tengah melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku yang identitasnya sudah teridentifikasi.
“Pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya agar cepat tertangkap,” Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, Rabu 7 Januari 2026.
Pihak kepolisian berkomitmen menindak tegas oknum yang membawa senjata api maupun senjata modifikasi dalam aksi tawuran tersebut guna menjaga kondusifitas wilayah Belawan yang kerap dilanda konflik antar-kelompok.