finnews.id – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia dari insiden tenggelamnya kapal pinisi KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penemuan ini dilakukan pada hari ke-12 operasi pencarian korban, Selasa (7/1).
Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan jasad korban ditemukan berjarak 7,48 nautical mile dari titik awal kapal tenggelam.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Fathur Rahman saat dihubungi dari Kupang.
Penemuan jasad bermula dari laporan nelayan setempat yang pada pukul 14.30 WITA menemukan bangkai KM Putri Sakinah. Tim SAR gabungan kemudian bergerak ke lokasi dan menemukan satu korban di dalam bangkai kapal tersebut.
Korban tersebut diduga merupakan anak dari pelatih tim sepak bola perempuan Valencia FC, yang sebelumnya telah ditemukan meninggal dunia pada Minggu (4/1).
Pada hari ke-12 pencarian, tim SAR melakukan penyisiran intensif di pulau-pulau terdekat dengan mengerahkan sonar serta penyelam. Setelah korban ditemukan, proses evakuasi dilakukan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Selanjutnya, jasad korban diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil identifikasi resmi.
“Kami masih menunggu hasil identifikasi dari tim DVI untuk memastikan identitas korban,” ujarnya.
Sebagai informasi, kecelakaan laut ini terjadi pada 26 Desember 2025, saat kapal motor KM Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo.
Kapal tersebut membawa 11 orang, terdiri dari enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat kru kapal. Dari total penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya dinyatakan hilang, dan kini satu per satu korban mulai ditemukan.