finnews.id – Sebuah nama merupakan anugerah pertama yang diberikan oleh orang tua atau keluarga, yang umumnya memiliki suatu makna dan harapan tertentu.
Masyarakat Jawa menggunakan nama yang berasal dari bahasa Jawa (seringkali Sansekerta), Arab (karena pengaruh Islam), atau campuran keduanya, yang seringkali memiliki makna doa mendalam, seperti Joko (pemuda) atau Siti (wanita), dengan awalan atau unsur seperti ‘Su-‘, ‘Wa-‘, atau ‘Mulyono’ (mulia) dan ‘Waskita’ (bijaksana).
Penamaan juga dipengaruhi oleh tradisi seperti nama weton (hari lahir), tokoh pewayangan (Arjuna, Sukesi), atau panggilan sayang seperti Nok (perempuan) dan Bapak/Eyang (orang tua/kakek-nenek).
Namun, Baru-baru ini ada sebuah kabar mengejutkan di dunia entertainment Indonesia.
Kabar tersebut datang dari penyanyi dan aktor muda berbakat Devano Danendra. Putra bungsu dari pedangdut Iis Dahlia yang memutuskan untuk mengubah nama panggungnya menjadi lebih singkat, yakni hanya “Devano”.
Keputusan yang diambil Devano ini tentu memancing rasa penasaran publik mengenai alasan di balik perubahan tersebut.
Hingga Iis Dahlia, selaku sang ibunda, akhirnya buka suara memberikan klarifikasi.
Menurut pelantun Payung Hitam ini, alasan utama Devano memangkas namanya adalah karena sering terjadi kesalahan penyebutan oleh orang lain pada nama belakangnya, “Danendra”.
“Karena banyak orang yang suka salah nyebutin nama dia, ‘Danendra’-nya ya. Ada yang sebut Danendro, ada Darendra, ada apa… Jadi dia bilang, ‘Udahlah, mau yang simpel aja deh, Ma’,” ucapnya saat ditemui di kawasan Buncit Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (05 Januari 2026).
Iis Dahlia mengaku tidak keberatan dengan keputusan putranya. Ia bahkan membandingkan pengalaman serupa yang pernah dialaminya di masa lalu. Iis Dahlia sendiri lahir dengan nama Iis Laeliyah, namun menggantinya karena alasan yang mirip.
“Enggak apa-apa. Aku aja kan nama asliku Laeliyah. Iis Laeliyah diganti Iis Dahlia karena orang selalu salah panggil, ada yang ngomong Laela, Laela. Gitu,” jelas Iis sambil tertawa.