Finnews.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kekuatan koalisi partai pendukung pemerintah saat menutup sesi Taklimat Awal Tahun 2026 di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa. Di hadapan seluruh anggota Kabinet Merah Putih, Presiden memastikan bahwa barisan partai politik yang menyokong pemerintahannya saat ini berada dalam kondisi yang sangat kuat.
Meski bicara serius soal stabilitas politik, Prabowo sempat melontarkan kelakar yang memancing tawa peserta retret. Ia secara khusus menyinggung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini dipimpin oleh Muhaimin Iskandar. “Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih,” ujar Prabowo seraya menutup sesi taklimat di kediaman pribadinya tersebut.
Rekonsiliasi Politik Pasca Pilpres 2024
Candaan tersebut merujuk pada dinamika politik masa lalu, di mana PKB merupakan rival utama Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Saat itu, Muhaimin Iskandar maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan dengan dukungan koalisi PKB, PKS, dan NasDem. Namun, pasca kemenangan Prabowo-Gibran, ketiga partai tersebut resmi berbalik arah mendukung pemerintah dan bergabung dalam Kabinet Merah Putih.
Saat ini, rekonsiliasi tersebut telah membuahkan kerja sama nyata di pemerintahan. Muhaimin Iskandar menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Selain PKB, PKS juga mendapatkan posisi strategis melalui Prof. Yassierli yang kini menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan.
Retret Full Day di Garuda Yaksa
Kegiatan di Hambalang ini mengumpulkan seluruh elemen kunci pemerintahan, mulai dari penasihat khusus, utusan khusus, hingga kepala badan dan lembaga. Hadir pula Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, serta tiga kepala staf angkatan untuk mengikuti retret selama satu hari penuh.
Taklimat Awal Tahun 2026 yang disampaikan Presiden berlangsung secara terbuka di sesi awal. Namun, agenda berlanjut dengan sesi tertutup untuk pembahasan yang lebih mendalam mengenai langkah strategis pemerintah di tahun ini. Melalui pertemuan ini, Prabowo ingin memastikan seluruh jajaran birokrasi dan pimpinan lembaga memiliki visi yang selaras dalam menjalankan mandat rakyat.