finnews.id – McLaren resmi menyambut Will Courtenay sebagai Sporting Director baru tim menjelang dimulainya musim Formula 1 2026. Courtenay memulai perannya pada 2 Januari 2026, menandai transisi penting setelah meninggalkan Red Bull, di mana ia menghabiskan lebih dari dua dekade mengembangkan strategi balap tim tersebut.
Latar Belakang Courtenay di Red Bull
Courtenay menandatangani kontrak dengan McLaren pada September 2024, tetapi awalnya harus menunggu hingga kontraknya di Red Bull berakhir beberapa bulan ke depan. Namun, setelah perubahan kepemimpinan di Red Bull pasca pemecatan Christian Horner pada Juli 2025, pembicaraan mengenai masa depan Courtenay kembali dibuka. Kedua tim akhirnya mencapai kesepakatan kompromi sehingga Courtenay bisa memulai perannya lebih cepat.
Selama kariernya di Red Bull, Courtenay dikenal sebagai arsitek strategi balap yang membantu tim meraih berbagai kesuksesan di lintasan. Dedikasinya terhadap analisis data, pengambilan keputusan cepat, dan koordinasi tim membuatnya menjadi salah satu tokoh penting di paddock Formula 1.
Pernyataan Courtenay
Courtenay mengumumkan kepindahannya melalui akun LinkedIn, menyatakan terima kasih kepada seluruh rekan kerjanya di Red Bull. Ia menulis bahwa pengalamannya selama lebih dari dua dekade di tim tersebut sangat berharga dan berharap tetap menjalin hubungan dengan kolega lama di paddock. Courtenay menambahkan bahwa ia bersemangat untuk menyesuaikan diri dengan tim McLaren dan berkontribusi pada keberlanjutan kesuksesan tim di musim-musim mendatang.
Peran dan Tantangan di McLaren
Sebagai Sporting Director, Courtenay akan melapor langsung kepada McLaren Racing Director Randy Singh. Tugas utamanya mencakup pengembangan strategi balap, koordinasi tim di paddock, serta memastikan McLaren dapat memanfaatkan perubahan besar pada regulasi chassis dan mesin yang diterapkan untuk musim 2026. Musim ini menghadirkan tantangan baru, termasuk peningkatan persaingan di lintasan dan adaptasi tim terhadap teknologi yang diperbarui.