finnews.id – Manchester City menghadapi tekanan besar di lini pertahanan menyusul cedera serius yang dialami Josko Gvardiol dalam pertandingan Premier League melawan Chelsea. Bek internasional Kroasia ini mengalami patah tulang kering dan dipastikan akan menjalani operasi pada minggu ini, menambah daftar panjang masalah cedera yang dihadapi Pep Guardiola. Cedera ini terjadi pada menit ke-51 saat City bermain imbang 1-1 melawan Chelsea, di mana rekan setimnya, Ruben Dias, juga harus ditarik keluar setengah jam kemudian karena cedera.
Situasi Cedera Gvardiol dan Dampaknya
Cedera Gvardiol bukan hanya memengaruhi performa City dalam pertandingan tersebut, tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius mengenai kedalaman skuad di sektor pertahanan. Dalam pernyataan resmi klub, Manchester City menyebutkan bahwa mereka masih berupaya “menentukan sejauh mana cedera yang dialami” serta memprediksi waktu pemulihan. Gvardiol sendiri melalui unggahan di Instagram menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar dan menyatakan tekadnya untuk bangkit lebih kuat. Ia menulis, “Ini adalah momen sulit, tapi tidak akan pernah mendefinisikan saya. Saya tahu siapa diri saya dan dari mana saya berasal. Saya akan berjuang setiap hari untuk kembali lebih kuat dan lebih baik.”
Langkah Klub Mengatasi Krisis
Untuk menutupi absennya Gvardiol, City telah memanggil kembali bek muda Max Alleyne dari masa peminjamannya di Watford. Pemain berusia 20 tahun ini merupakan putra mantan pemain kriket Inggris sekaligus pelatih Gloucestershire, Mark Alleyne. Alleyne tampil dalam 17 pertandingan selama masa pinjaman di Championship dan kini dipersiapkan untuk masuk skuad menghadapi Brighton pada pertandingan Premier League hari Rabu. Kehadiran Alleyne menunjukkan langkah cepat City dalam menangani krisis cedera yang semakin menumpuk.
Selain itu, John Stones, bek tengah Inggris lainnya, juga saat ini berada dalam daftar cedera, yang semakin mempertebal masalah lini belakang City. Dalam upaya jangka pendek, klub dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah transfer Januari untuk mendatangkan Marc Guehi, kapten Crystal Palace, sebagai tambahan pilihan pertahanan. Langkah ini menekankan urgensi City untuk memperkuat sektor belakang agar tetap kompetitif di tengah jadwal padat musim ini.