Home News Semeru Masih Siaga: 32 Kali Gempa Letusan Terjadi dalam Enam Jam Terakhir
News

Semeru Masih Siaga: 32 Kali Gempa Letusan Terjadi dalam Enam Jam Terakhir

Bagikan
Aktivitas Gunung Semeru Hari Ini
Gunung Semeru alami 32 kali gempa letusan pada Senin pagi 5 Januari 2026.Foto:IST
Bagikan

Finnews.id – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih menunjukkan tren peningkatan. Selama beberapa pekan terakhir, gempa letusan atau erupsi terus mendominasi gunung dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan adanya 32 kali gempa letusan dalam periode pengamatan Senin 5 Januari 2026 mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Gempa-gempa tersebut tercatat memiliki amplitudo antara 10 hingga 23 mm dengan durasi gempa mencapai 66 hingga 163 detik.

Data Teknis Kegempaan dan Visual
Selain gempa letusan, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini juga mengalami serangkaian aktivitas kegempaan lainnya pada Senin pagi. Tim pengamat mencatat dua kali gempa guguran, satu kali gempa hembusan, serta dua kali gempa tektonik jauh.

Kondisi ini menyusul aktivitas sepanjang hari Minggu 4 Januari 2026, di mana Semeru tercatat mengalami 151 kali gempa letusan. Secara visual, asap kawah utama berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang teramati membumbung setinggi 200 hingga 300 meter dari puncak kawah.

“Secara visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah teramati dengan intensitas sedang,” ujar Yadi Yuliandi dalam laporan tertulisnya di Lumajang.

Rekomendasi Keselamatan dan Zona Merah
Saat ini, Gunung Semeru masih bertahan pada Level III (Siaga). Atas status tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat dan wisatawan:

Sektor Tenggara: Larangan aktivitas di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak erupsi.

Sempadan Sungai: Masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km.

Radius Puncak: Larangan total aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak karena risiko lontaran batu pijar.

PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas dan guguran lava di sepanjang lembah yang berhulu di puncak Semeru. Area yang masuk dalam zona waspada meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas dalam Kecelakaan di Tol Makassar, Ini Dugaan Penyebabnya

finnews.id – Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas dalam Kecelakaan di Tol Makassar,...

News

Sikap Tegas LPDP soal Kasus Alumnus Tak Penuhi KKBN

finnews.id – LPDP Bakal Panggil Suami Alumnus yang Pamer Paspor Inggris Sang...

News

Ramadhan 2026, Cabai Pasar Induk Kramat Jati Turun Drastis

finnews.id – Ramadhan 2026: Cabai Jawa Barat Guyur Pasar Induk Kramat Jati,...

News

Mudik Lebaran 2026: Catat Pembagian Pelabuhan di Banten dan Jadwal Rekayasa Lalin Terbaru!

finnews.id – Menghadapi lonjakan pemudik menuju Sumatera, Polda Banten resmi merilis skema...