finnews.id – Perjuangan wakil Indonesia di Malaysia Open 2026 dipastikan tidak mudah. Hasil undian turnamen BWF World Tour Super 1000 menempatkan para pebulu tangkis Merah Putih menghadapi lawan-lawan tangguh sejak babak pertama, pada ajang pembuka kalender bulu tangkis dunia yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 6–11 Januari.
Indonesia menurunkan sembilan wakil yang tersebar di lima sektor. Sejumlah pemain langsung bertemu unggulan, sementara sektor ganda putra bahkan menyajikan duel sesama wakil Indonesia sejak laga pembuka.
Tunggal Putra
Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie yang berstatus unggulan keempat akan mengawali turnamen menghadapi wakil Taiwan, Lee Chia-hao. Secara rekor pertemuan, Jonatan berada di atas angin setelah selalu menang dalam tiga duel sebelumnya.
Jonatan tercatat mengalahkan Lee di Hong Kong Open 2023 dan Arctic Open 2025 dengan skor identik dua gim langsung. Pada pertemuan terakhir di Korea Open 2025, Jonatan kembali unggul lewat laga tiga gim sengit.
Namun, tantangan besar menanti. Jonatan berada di satu bagan dengan unggulan kedelapan asal Jepang, Kodai Naraoka, yang berpotensi menjadi lawan di perempat final.
Sementara itu, Alwi Farhan langsung mendapat ujian berat dengan menghadapi unggulan ketujuh asal Prancis, Alex Lanier, pada babak pertama.
Tunggal Putri
Di sektor tunggal putri, Indonesia hanya mengandalkan Putri Kusuma Wardani. Putri akan menghadapi wakil Jepang Manami Suizu. Modal Putri cukup menjanjikan setelah menang dua gim langsung atas Suizu di Macau Open 2024.
Ganda Putra
Sektor ganda putra kembali menjadi tumpuan Indonesia dengan menurunkan tiga pasangan. Namun, undian menghadirkan perang saudara di laga pembuka antara pasangan nonpelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani melawan duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang memastikan satu wakil Indonesia langsung tersingkir.
Sementara itu, unggulan keenam Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi pasangan Taiwan Fang Chih Lee/Fang Jen Lee. Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua pasangan. Fajar sendiri memiliki pengalaman cukup positif saat menghadapi duet Taiwan tersebut ketika masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto.
Ganda Putri
Indonesia hanya menurunkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di sektor ganda putri. Ana/Trias akan mengawali langkah menghadapi pasangan India Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Secara rekor, Ana/Trias unggul setelah menang meyakinkan di Australian Open 2025. Namun jalan mereka dipastikan terjal karena berpotensi bertemu unggulan kedua asal Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di babak kedua, serta unggulan keenam Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee di perempat final.
Malaysia Open 2026 juga menjadi debut Ana/Trias di level Super 1000, sehingga tantangan mental dan teknis akan sangat menentukan.
Ganda Campuran
Di sektor ganda campuran, pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu langsung berhadapan dengan unggulan keempat tuan rumah Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Rekor pertemuan belum berpihak pada pasangan Indonesia, yang selalu kalah dalam enam pertemuan sebelumnya. Meski begitu, sebagian besar laga berlangsung ketat hingga tiga gim, membuka peluang kejutan.
Satu pasangan lain, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, akan menghadapi duet Prancis Julien Maio/Lea Palermo dalam laga yang menjadi pertemuan perdana kedua pasangan.
Indonesia terakhir kali meraih gelar Malaysia Open pada 2023 lewat pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Tahun ini, dengan undian yang penuh tantangan, wakil Merah Putih dituntut tampil maksimal sejak laga pertama demi menjaga asa kembali berjaya di Kuala Lumpur.