finnews.id – Chelsea memasuki fase penting dalam menentukan arah klub setelah perpisahan dengan Enzo Maresca. Manajemen klub asal London tersebut kini memusatkan perhatian pada proses finalisasi kursi pelatih kepala, dengan nama Liam Rosenior mengemuka sebagai opsi utama. Situasi ini berkembang di tengah jadwal padat kompetisi domestik dan tekanan tinggi untuk menjaga konsistensi performa tim di papan atas Liga Inggris.
Kehadiran Rosenior di London dipandang sebagai sinyal kuat bahwa proses pembicaraan telah memasuki tahap lanjut. Informasi ini sebelumnya dilaporkan oleh BBC Sport, yang menyebutkan bahwa Rosenior terbang ke ibu kota Inggris untuk menyelesaikan formalitas jelang penunjukan resminya sebagai pelatih kepala Chelsea. Langkah ini menunjukkan bahwa klub berupaya bergerak cepat demi mengakhiri periode transisi.
Dinamika Pergantian Pelatih di Stamford Bridge
Kepergian Enzo Maresca terjadi setelah adanya perbedaan pandangan dengan jajaran pimpinan klub. Kondisi tersebut menempatkan Chelsea dalam situasi yang tidak ideal, mengingat musim kompetisi masih berjalan dan target klub belum sepenuhnya tercapai. Untuk sementara, tanggung jawab tim utama berada di tangan Calum McFarlane sebagai manajer interim.
Dalam laga terakhir Liga Inggris melawan Manchester City, Chelsea mampu menahan imbang lawan kuat tersebut dengan skor 1-1. Hasil ini tercapai meskipun persiapan tim berlangsung singkat dan sejumlah pemain utama absen akibat cedera maupun kondisi fisik yang kurang prima. BBC Sport mengutip pernyataan McFarlane yang menyebutkan bahwa sejak awal dirinya telah diberi tahu hanya akan menangani tim dalam jangka pendek, sambil menunggu kedatangan pelatih baru.
Situasi ini mempertegas bahwa penunjukan pelatih permanen menjadi kebutuhan mendesak. Chelsea memerlukan kepastian arah kepemimpinan agar konsistensi performa dapat terjaga, terutama ketika klub masih bersaing ketat di papan atas klasemen.
Profil Rosenior dan Arah Pilihan Klub
Liam Rosenior saat ini menjabat sebagai pelatih Strasbourg, klub yang berada dalam jaringan kepemilikan yang sama dengan Chelsea melalui BlueCo. Faktor kepemilikan bersama ini mempermudah proses komunikasi dan negosiasi, meskipun tetap memunculkan tantangan tersendiri karena Strasbourg perlu mencari pengganti.
Menurut laporan BBC Sport, mantan penjaga gawang timnas Irlandia Shay Given menilai Rosenior telah “menjalani masa magang kepelatihan” dengan baik. Pernyataan tersebut menggambarkan pandangan bahwa Rosenior bukan figur instan, melainkan pelatih yang berkembang melalui tahapan pengalaman dan pembelajaran.
Rosenior sendiri masih sempat mendampingi Strasbourg dalam laga terakhir sebelum terbang ke London. Ia bahkan terlihat bersama direktur olahraga klub di bandara, sebagaimana dilaporkan media Prancis dan dikonfirmasi dalam pemberitaan BBC Sport. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa proses perpindahan berada di fase akhir, meski belum diumumkan secara resmi.