Catatan Dahlan Iskan

Tiga Serangkai

Bagikan
Tiga Serangkai Jumaane Williams (kiri) Zohran Mamdani dan Mark D. Levine.--
Bagikan

Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺

BUS ALS (ANTAR LINTAS SUMATERA); BUS LINTAS PERADABAN DAN JALAN YANG MEMENDEKKAN CERITA.. Dulu ada bus-bus yang menaklukkan Indonesia dari ujung ke ujung. 1). ALS Medan–Jakarta, 2). PMTOH Banda Aceh–Jakarta, 3). NPM dan Gumarang dari Padang ke Jakarta. Itu bukan sekadar trayek, tapi perjalanan lintas peradaban. Jaraknya hampir dua ribu kilometer. Naik busnya bisa lebih lama dari masa PDKT. Sebelum ada Tol Trans-Jawa dan Trans-Sumatra, naik bus jarak jauh itu seperti membaca novel tebal. Macet pasar, tanjakan Bukit Barisan, rumah makan legendaris, kenek hafal lubang jalan, penumpang saling kenal nasib. Sopir bukan cuma pengemudi, tapi pemandu wisata, psikolog, sekaligus motivator hidup. ### Bagaimana ceritanya sekarang? 1). Tol membuat perjalanan efisien. 2). Waktu singkat, 3). Badan utuh, 4). Jadwal rapi. 5). Ekonomi diuntungkan. 6). Logistik tersenyum. Tapi ceritanya dipotong. Jalan lurus panjang, rest area seragam, semua terasa cepat—termasuk lupa. Infrastruktur memang harus membuat kita sampai lebih cepat. Tapi jangan lupa: dulu jalan panjang itu mengajari kita arti dari: 1). sabar, 2). jarak, dan 3). betapa luasnya Indonesia. Bus-bus lintas jauh seperti ALS adalah arsip berjalan. Tol memendekkan waktu, tapi sejarah tetap perlu diingat.

Wilwa

Elon Musk boleh bermimpi soal hyperloop namun Tiongkok yang mewujudkannya di dunia nyata dalam bentuk train (bukan seperti mobil) yang jauh lebih besar. Terowongan kedap udara ribuan km agar kecepatan yang melebihi pesawat terbang itu bisa tercapai seperti di atmosfir tinggi yang tipis udaranya sehingga gesekan udara minim. Yang rencananya bukan hanya untuk mengangkut penumpang namun juga barang. Sungguh ini adalah rencana pembangunan infrastruktur yang hanya menambah iri Barat.

Wilwa

Youtube: China’s 1,000 km/h Maglev Train Finally Launching in 2026 – Construction Update. 9 Dec 2025. Hmmm. Tiongkok sedang melangkah lebih jauh dari High Speed Train menjadi Maglev yang kecepatannya melebihi pesawat. Tahap awal adalah menghubungkan kota-kota besar di pesisir timur. Beijing, Shanghai, Nanjing, Guangzhou. Betul kata Juve, ini hanya bisa dilakukan bila duit turah-turah.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Impor BBM

  Dari semua yang dipersoalkan itu rasanya soal kedaulatan yang terberat. Ini...

Catatan Dahlan Iskan

Pertunjukan Darurat

Pertunjukan selanjutnya masih akan seru. Untuk sementara kita tonton saja dulu pertunjukan...

Catatan Dahlan Iskan

IKN Mesir

Kawasan perumahan pegawai berbentuk gedung-gedung 12 lantai. Satu blok perumahan saja terdiri...

Catatan Dahlan Iskan

Tiga Huruf

Saat pertama bertemu di bandara Kairo saya minta maaf kepadanya: pesawat dari...