Home Internasional Larangan Perjalanan AS Meluas, Warga 39 Negara Terdampak Kebijakan Baru
Internasional

Larangan Perjalanan AS Meluas, Warga 39 Negara Terdampak Kebijakan Baru

Bagikan
Pesawat Kargo UPS Meledak
Pesawat Kargo, Ilustrasi: Anncapictures / Pixabay.
Bagikan

Alasan Keamanan Nasional dan Penilaian Risiko

Alasan utama di balik kebijakan ini berkaitan dengan keamanan nasional dan keselamatan publik. Pemerintah AS menilai bahwa proses identifikasi warga negara asing dari beberapa negara masih memiliki celah, baik dalam pencatatan biometrik, dokumen perjalanan, maupun pertukaran data intelijen. Dalam konteks global yang diwarnai konflik, migrasi paksa, dan ancaman terorisme lintas negara, pembatasan perjalanan diposisikan sebagai instrumen perlindungan.

Dalam pernyataannya, otoritas imigrasi menegaskan bahwa individu yang dianggap mendukung, membantu, atau terlibat dalam aktivitas terorisme internasional tidak akan diberikan akses masuk. Penekanan juga diberikan pada perlindungan nilai, institusi, dan prinsip dasar negara Amerika Serikat.

Dari perspektif kebijakan publik, pendekatan ini sejalan dengan konsep risk-based border control yang banyak diterapkan negara maju. Studi keamanan internasional menunjukkan bahwa pembatasan berbasis risiko sering digunakan ketika kerja sama data lintas negara belum optimal. Namun, efektivitasnya tetap menjadi perdebatan di kalangan akademisi dan pengamat kebijakan.

Pengecualian dan Dampak Internasional

Meskipun pembatasan diterapkan secara luas, sejumlah pengecualian tetap diberikan. Diplomat, perwakilan resmi negara, serta atlet yang berpartisipasi dalam ajang internasional seperti Olimpiade dan Piala Dunia FIFA masih dapat memperoleh izin masuk. Pengecualian ini menunjukkan bahwa kepentingan diplomatik dan komitmen internasional tetap dipertimbangkan dalam implementasi kebijakan.

Namun demikian, dampak kebijakan ini dirasakan secara luas, terutama bagi warga negara yang terdampak langsung. Pembatasan perjalanan berpotensi memengaruhi reunifikasi keluarga, akses pendidikan, serta mobilitas tenaga kerja internasional. Di tingkat global, kebijakan tersebut juga berisiko memicu respons diplomatik, sebagaimana terlihat dari langkah balasan beberapa negara yang sebelumnya pernah membatasi perjalanan warga Amerika Serikat.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Sedikitnya 36 Orang Tewas dalam Gelombang Unjuk Rasa di Iran

Reaksi Pemimpin Iran dan Aktor Internasional Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei,...

Trump Hapus Tarif Makanan
Internasional

Trump Sebut Minyak Venezuela bakal Dialihkan ke AS usai Pergantian Kekuasaan

Klaim Penguasaan dan Kompleksitas Hukum Internasional Trump juga mengaitkan rencananya dengan klaim...

PBB terus berupaya mendistribusikan bantuan pangan pada warga Gaza.
Internasional

Israel Anggap Bantuan Kemanusian ke Gaza sebagai Kejahatan

Ia pun menyerukan gereja-gereja di seluruh dunia untuk bersikap tegas: menolak pembatasan...

Pemimpin oposisi Venezuela dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, Maria Corina Machado.
Internasional

Pemimpin Oposisi Venezuela Mendedikasikan Hadiah Nobel untuk Donald Trump

finnews.id – Pemimpin oposisi Venezuela dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, Maria Corina...