Finnews.id – Situasi politik di Venezuela berada dalam titik nadir ketidakpastian setelah militer Amerika Serikat menangkap Nicolás Maduro. Di tengah kekosongan kekuasaan, Mahkamah Agung Venezuela secara resmi memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodríguez untuk mengemban jabatan sebagai Presiden Interim.
Penunjukan Rodríguez memicu tanda tanya besar setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan mengejutkan. Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat akan mengelola Venezuela untuk sementara waktu dan mengisyaratkan koordinasi dengan Rodríguez.
“Dia (Rodríguez) pada dasarnya bersedia melakukan apa yang kami anggap perlu untuk membuat Venezuela hebat kembali,” ujar Trump kepada wartawan di Mar-a-Lago, Minggu (4/1/2026).
Trump Tolak Pemimpin Oposisi
Dalam langkah yang mengejutkan banyak pihak, Trump secara terang-terangan menepis kemungkinan pemimpin oposisi dan peraih Nobel Perdamaian, Maria Corina Machado, untuk memimpin negara tersebut. Trump menilai Machado tidak memiliki dukungan yang cukup di dalam negeri untuk menjalankan pemerintahan.
Padahal sebelumnya, Machado telah mendesak sekutunya, Edmundo González—yang diklaim memenangi pemilu 2024—untuk segera mengambil mandat konstitusional. “Dia (Machado) tidak memiliki dukungan atau rasa hormat di dalam negeri,” tegas Trump, sebuah pernyataan yang mendinginkan harapan transisi demokrasi cepat melalui kubu oposisi.
Ketegangan di Internal Rezim
Meski Trump mengklaim adanya komunikasi positif, Delcy Rodríguez justru menunjukkan sikap kontradiktif di depan publik. Dalam pidatonya di televisi nasional sebelum keputusan pengadilan keluar, ia mengecam operasi militer AS sebagai pelanggaran piagam PBB dan menuntut pembebasan Maduro.
“Hanya ada satu presiden di negara ini, dan namanya adalah Nicolás Maduro,” tegas Rodríguez yang saat itu didampingi oleh para petinggi militer.
Menteri Pertahanan, Jenderal Vladimir Padrino López, dan Menteri Dalam Negeri, Diosdado Cabello, juga menyuarakan nada pembangkangan. Cabello bahkan mendesak warga untuk turun ke jalan dan menyebut pihak AS sebagai “tikus” yang akan menyesali perbuatannya.
- berita dunia
- Caracas
- Delcy Rodriguez
- Donald Trump
- Donald Trump dukung Delcy Rodriguez
- Kondisi Caracas pasca penangkapan Maduro
- Krisis Politik
- Maria Corina Machado
- Militer Venezuela
- nasib Maria Corina Machado
- Nicolas Maduro
- peran militer Venezuela saat ini
- Suksesi Kepemimpinan
- suksesi kepemimpinan Venezuela 2026
- Venezuela