Home Internasional Badai Salju Landa Jepang, 130 Orang Terjebak di Kuil Gunung
Internasional

Badai Salju Landa Jepang, 130 Orang Terjebak di Kuil Gunung

Bagikan
Salju Kuil Jepang, Image: Dep377 / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Badai salju kembali melanda Jepang dan menyebabkan gangguan serius di sejumlah wilayah pegunungan. Salah satu dampak yang paling menonjol terjadi di Prefektur Saitama, ketika sekitar 130 orang terjebak dan harus bermalam di sebuah kuil gunung akibat akses jalan yang tertutup salju.

Peristiwa ini terjadi di Kuil Mitsumine, sebuah tempat ibadah Shinto yang terletak di ketinggian lebih dari 1.100 meter di atas permukaan laut, di kawasan pegunungan dekat Kota Chichibu.

Salju tebal yang turun secara intens membuat jalan menuju kuil dinilai tidak aman untuk dilalui kendaraan. Otoritas setempat kemudian menutup akses jalan demi mencegah kecelakaan lebih lanjut.

Keputusan tersebut menyebabkan sekitar 50 kendaraan beserta para penumpangnya tidak dapat meninggalkan area kuil. Akibatnya, ratusan orang terpaksa berlindung di aula dan lorong bangunan kuil untuk menghabiskan malam dalam suhu yang sangat rendah.

Menurut laporan media internasional, tidak ada korban jiwa atau laporan penyakit serius selama para pengunjung bermalam di lokasi tersebut. Meski demikian, situasi ini mencerminkan betapa ekstremnya kondisi cuaca musim dingin yang tengah melanda Jepang.

Kondisi Cuaca Ekstrem dan Risiko Keselamatan

Badai salju yang terjadi bukan sekadar hujan salju ringan musiman. Dalam kurun waktu 72 jam, beberapa wilayah Jepang dilaporkan menerima curah salju hingga 80 sentimeter. Badan Meteorologi Jepang mencatat bahwa gelombang udara dingin yang menetap di wilayah tersebut memicu penurunan suhu drastis, bahkan mencapai minus 15 derajat Celsius di beberapa area pegunungan. Kombinasi antara salju tebal dan suhu ekstrem menciptakan lapisan es yang berbahaya di permukaan jalan.

Kepolisian setempat melaporkan beberapa insiden kendaraan tergelincir di sekitar jalur menuju Kuil Mitsumine sebelum akhirnya akses jalan ditutup sepenuhnya. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat risiko kecelakaan meningkat tajam dalam kondisi visibilitas rendah dan jalan licin. Dalam konteks keselamatan publik, keputusan tersebut dianggap tepat meskipun berdampak pada terjebaknya para pengunjung.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 10 Orang, Termasuk Pejabat Senior Hizbullah

finnews.id – Setidaknya 10 orang tewas dan 50 luka-luka dalam serangan Israel...

Internasional

Alasan Negeri Sakura Miliki Bangunan Tetap Kokoh Walaupun sering Gempa

finnews.id – Standar Kerja Konstruksi di Jepang Standar kerja konstruksi di Jepang...

Internasional

Undang-undang Kinerja Konstruksi di Jepang, Layak Dapat Jempol

finnews.id – Sistem Persetujuan Menteri Di Jepang, berdasarkan Undang-Undang Standar Bangunan, bangunan,...

Internasional

Takut Dibombardir Iran, AS Tarik Ratusan Pasukan dari Qatar dan Bahrain

finnews.id- Amerika Serikat dilaporkan menarik ratusan personelnya dari Pangkalan Udara Al Udeid...