finnews.id – Putri dari aktor “Men In Black” Tommy Lee Jones, Victoria Jones ditemukan tewas di Hotel Fairmont San Francisco.
Menurut laporan Hollywood Reporter, Jumat (2/1) waktu setempat, Victoria ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (1/1) di Hotel Fairmont San Francisco dan dinyatakan meninggal di usia 34 tahun.
Departemen Pemadam Kebakaran San Francisco merilis pernyataan kepada media bahwa pihaknya dan paramedis saat itu merespons panggilan keadaan darurat medis ke Fairmont Hotel di San Francisco pada pukul 02.52 pagi waktu setempat pada Hari Tahun Baru.
“Unit kami merespons ke lokasi, melakukan penilaian, dan menyatakan satu orang meninggal dunia,” kata juru bicara.
Hingga saat ini, penyebab resmi kematian masih dalam penyelidikan oleh kantor pemeriksa medis San Francisco. Meskipun ada laporan awal yang menduga adanya overdosis obat-obatan, pihak kepolisian menyatakan tidak menemukan indikasi tindak kriminal atau kekerasan (foul play).
Menurut siaran People, NBC Bay Area kemudian melaporkan bahwa perempuan yang ditemukan meninggal di hotel tersebut diyakini adalah Victoria, mengutip sumber kepolisian. Seorang sumber kepolisian mengatakan mereka tidak menaruh curiga adanya tindak kriminal terkait kematian Victoria.
Victoria kemungkinan meninggal akibat overdosis obat-obatan terlarang, menurut rekaman dispatch darurat. Dalam rekaman audio dispatch yang diperoleh People, panggilan untuk insiden tersebut diklasifikasikan sebagai “kode 3 untuk overdosis, perubahan warna”.
Dalam kasus overdosis, “perubahan warna” merujuk pada sianosis, kadar oksigen rendah dalam darah, yang sering terkait dengan masalah jantung atau paru-paru, menurut Cleveland Clinic, yang menyebabkan kulit, bibir, dan kuku berubah menjadi biru atau ungu.
Sebelumnya berdasarkan catatan pengadilan yang ditinjau, Victoria sempat ditangkap setidaknya dua kali dalam setahun terakhir, termasuk penangkapan terkait kepemilikan narkoba.
Pada 28 April 2025, Victoria ditahan di Napa County, California, dan didakwa dengan tiga pelanggaran ringan, menghalangi petugas, berada di bawah pengaruh zat terkontrol tanpa resep yang sah, dan kepemilikan zat terkontrol tanpa resep yang sah. Dia menyatakan tidak bersalah.