Home Internasional Kesehatan Donald Trump Menjadi Topik Wawancara dengan Media Internasional
Internasional

Kesehatan Donald Trump Menjadi Topik Wawancara dengan Media Internasional

Bagikan
Donald Trump
Donald Trump, Image: Ajale / Pixabay
Bagikan

Konsumsi Aspirin dan Penjelasan Medis yang Disampaikan

Salah satu poin utama dalam wawancara tersebut adalah kebiasaan Trump mengonsumsi aspirin dalam dosis harian yang lebih tinggi dibandingkan rekomendasi umum dokter. Trump menyebutkan bahwa ia mengonsumsi 325 miligram aspirin setiap hari dan telah menjalani kebiasaan tersebut selama puluhan tahun. Ia mengaitkan keputusan itu dengan keyakinannya mengenai kesehatan jantung dan aliran darah.

Dalam ilmu kedokteran modern, aspirin dikenal sebagai obat antiplatelet yang dapat membantu mencegah penggumpalan darah. Namun, penelitian medis kontemporer menunjukkan bahwa penggunaan aspirin jangka panjang, khususnya pada kelompok usia lanjut, harus mempertimbangkan risiko perdarahan. Panduan medis internasional dalam dua dekade terakhir cenderung lebih selektif dalam merekomendasikan aspirin harian, terutama bagi individu tanpa riwayat penyakit kardiovaskular tertentu.

Pernyataan Trump dalam wawancara tersebut tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi medis, melainkan sebagai gambaran kebiasaan pribadi. Media internasional menempatkan informasi ini dalam konteks edukatif dengan menyertakan penjelasan umum mengenai praktik medis modern.

Pemeriksaan Medis dan Klarifikasi Jenis Pemindaian

Dalam wawancara yang sama, Trump juga mengklarifikasi informasi terkait pemeriksaan medis yang ia jalani di Walter Reed National Medical Center. Ia menyebut bahwa pemeriksaan tersebut adalah CT scan, bukan MRI seperti yang sempat ia sampaikan sebelumnya kepada wartawan. Klarifikasi ini disertai pernyataan dari dokter kepresidenan yang menyatakan bahwa hasil pemindaian tidak menunjukkan kelainan signifikan.

Secara ilmiah, CT scan dan MRI merupakan dua metode pencitraan medis yang berbeda dengan fungsi masing-masing. CT scan sering digunakan untuk evaluasi cepat kondisi struktural dan kardiovaskular, sementara MRI lebih detail dalam menilai jaringan lunak. Penjelasan ini penting untuk memahami konteks pemeriksaan tanpa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Bagikan
Artikel Terkait
Kebakaran Bar Crans-Montana Swiss
Internasional

40 Orang Tewas Saat Kebakaran Bar di Crans Montana Swiss, KBRI: Tak Ada WNI

finnews.id – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern memastikan hingga saat...

Internasional

Jumlah Imigran di Inggris Tahun 2025, Ranking 2 Tertinggi di Dunia

finnews.id – Sebagai salah satu negara di Eropa yang cukup disegani nyatanya...

Internasional

Tragedi Kebakaran di Swiss: 40 Orang Tewas, Pencarian Korban Terus Berlangsung

Tantangan Penanganan Medis dan Identifikasi Kebakaran dengan skala besar seperti ini menimbulkan...

Internasional

Konflik Israel-Palestina: 42 Jurnalis Palestina Ditangkap Israel Sepanjang 2025

Penahanan administratif menjadi salah satu bentuk penargetan paling berbahaya. Praktik ini dilakukan...