Home Ekonomi Laris Manis! 3,3 Juta Tiket Kereta Api Nataru Ludes Terjual, Okupansi Tembus 102 Persen
Ekonomi

Laris Manis! 3,3 Juta Tiket Kereta Api Nataru Ludes Terjual, Okupansi Tembus 102 Persen

Bagikan
Tiket Kereta Api Nataru 2025
PT KAI mencatat penjualan tiket kereta api musim Nataru mencapai 3,3 juta kursi. Okupansi kereta jarak jauh melonjak hingga 102,8 persen melampaui target awal.Foto:KAI
Bagikan

KAI memperkirakan tren perjalanan tetap stabil hingga awal tahun depan. Berdasarkan data pemesanan sementara, tanggal 29 Desember 2025 tercatat sudah mengantongi 173.237 calon penumpang. Sementara untuk hari H Tahun Baru pada 1 Januari 2026, sebanyak 123.900 orang telah mengamankan tiket mereka.

Angka-angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebiasaan masyarakat yang melakukan pembelian tiket mendekati hari keberangkatan, terutama untuk perjalanan jarak pendek dan menengah. KAI mengimbau calon penumpang untuk rutin memantau aplikasi akses resmi guna mendapatkan informasi ketersediaan kursi secara real-time.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Bursa CALON BOS OJK Resmi Dibuka, Ini Link Pendaftarannya
Ekonomi

DIKOMANDOI PURBAYA! Bursa CALON BOS OJK Resmi Dibuka, Ini Link Pendaftarannya

Pendaftaran Resmi Dibuka Secara Online Tak lama setelah pembentukan diumumkan, pansel langsung...

Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Keyakinan Konsumen dan Industri Kompak Menguat

finnews.id – Memasuki bulan kedua tahun 2026, Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya...

btn
Ekonomi

Genap Berusia 76 Tahun, BTN Bertansformasi Menjadi Bank yang Lebih Modern

Tonggak penting BTN dimulai pada 9 Februari 1950 saat resmi lahir kembali...

Prabowo Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Indonesia
Ekonomi

Prabowo Dorong Gerakan Indonesia ASRI, Sampah Ditargetkan Jadi Energi Terbarukan

“Ini untuk subsidi itu harus kita hitung lagi, berapa kapasitas yang tersedia,...