finnews.id – Seorang remaja asal Illinois mencatatkan rekor dunia setelah berhasil membangun replika Menara Eiffel setinggi sekitar 17 meter hanya dengan menggunakan tusuk gigi dan lem. Struktur tersebut kemudian disahkan oleh Guinness World Records sebagai patung tusuk gigi tertinggi di dunia.
Minat terhadap aktivitas bangun-membangun telah dimiliki sejak usia dini. Berbagai model sederhana dirakit menggunakan stik es krim sebelum proyek berskala besar mulai dikerjakan. Minat tersebut berkembang seiring pengaruh lingkungan keluarga, terutama karena ayahnya berprofesi sebagai insinyur sipil.
Pada 2021, sebuah menara setinggi lebih dari 20 kaki berhasil dibangun dan diakui sebagai rekor dunia pertama. Meski pencapaian tersebut kemudian terlampaui, tantangan baru justru diambil dengan memilih tusuk gigi sebagai bahan utama. Material ini dinilai jauh lebih rumit karena ukurannya kecil dan mudah patah.
Pembangunan replika Menara Eiffel dilakukan selama berbulan-bulan dengan pendekatan bertahap. Sekitar 20.000 tusuk gigi digunakan, dengan lem sebagai perekat tunggal. Setiap bagian diuji kestabilannya sebelum proses dilanjutkan ke tingkat berikutnya untuk mencegah keruntuhan struktur.
Hasil akhir berupa menara setinggi 17,32 kaki yang berdiri stabil dan utuh. Setelah melalui proses verifikasi, karya tersebut resmi dicatat sebagai patung tusuk gigi tertinggi di dunia oleh Guinness World Records.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa ketekunan dan konsistensi dapat menghasilkan prestasi besar meski menggunakan bahan sederhana. Proyek tersebut juga menegaskan nilai pembelajaran berbasis praktik yang mampu melatih kesabaran, ketelitian, dan pemecahan masalah.
Illinois teen builds 17.32-foot Eiffel Tower out of toothpicks – UPI.com
finnews.id – Takaichi dari Jepang: Taruhan Karier yang Membuahkan Kemenangan Telak di...
finnews.id – Trump Ngamuk! AS Ancam Tarif 25 Persen untuk Negara yang...
finnews.id – Iran Ancam Hancurkan Pangkalan Militer AS di Timur Tengah: Eskalasi...
Finnews.id – Peristiwa memilukan terjadi di kawasan Chinatown, Singapura, ketika seorang anak...
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident