Home Ekonomi BPOM RI Ungkap Produk Pangan Ilegal Jelang Nataru senilai Rp 40 Miliar
Ekonomi

BPOM RI Ungkap Produk Pangan Ilegal Jelang Nataru senilai Rp 40 Miliar

Produk pangan ilegal

Bagikan
Bagikan

Sedangkan melalui patroli siber BPOM berhasil menemukan sekitar 2.607 tautan penjualan pangan yang tidak memenuhi ketentuan di berbagai platform perdagangan online dan media digital. Temuan didominasi oleh produk tanpa nomor izin edar sebanyak 60,7 persen (1.583 tautan) dan pangan mengandung bahan kimia obat 39,3 persen (1.024 tautan).

Sebagai tindak lanjut, BPOM mengeluarkan perintah pengembalian produk kepada supplier dan pemusnahan pangan yang tidak sesuai ketentuan, baik rusak, kedaluwarsa, atau tidak memiliki nomor izin edar. Kemudian tindakan lebih lanjut BPOM juga memberikan sanksi administrasi seperti peringatan pencabutan izin edar.

“Jika diperlukan proses hukum pro justitia, kami akan tindak lanjuti untuk penuntutan lewat kerjasama dengan kejaksaan tentunya dan penyidikan ke pengadilan,” ungkap Taruna.

“Kemudian koordinasi dengan kementerian komunikasi dan digital serta asosiasi e-commerce Indonesia untuk melakukan penurunan konten takedown link yang teridentifikasi menjual produk tadi,” tandasnya berkaitan dengan produk ilegal yang dijual secara online.

Bagikan
Artikel Terkait
BTN
Ekonomi

BTN Terima Kunjungan Puteri Indonesia, Diskusikan Pemberdayaan Perempuan dan Isu Keberlanjutan

“Kami juga sedang berfokus dalam meningkatkan literasi keuangan. Dengan berbagai tantangan terkait...

Lima puluh ribu keluarga tolak menerima bansos dari pemerintah.
Ekonomi

Bansos 2026 Cair Lagi! 18 Juta KPM Mulai Terima Bantuan Februari, Ini Jadwal dan Cara Ceknya

Tahap 1: Januari – Maret 2026 (sedang berjalan) Tahap 2: April –...

Ekonomi

TERKEJUT! Pembekuan MSCI Bikin Pasar Guncang – Risiko RI Gagal Bayar Capai Kisah Baru!

Penyebab Pembekuan Perubahan Indeks MSCI Kegagalan ini dipicu oleh keputusan MSCI yang...

BTN
Ekonomi

Tutup Rangkaian BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

“BTN percaya investasi terbaik adalah investasi pada talenta dan sumber daya manusia,”...