Catatan Dahlan Iskan

Parade Kalkun

Bagikan
Bagikan

riansyah harun

Kalimat “tidak ada dan tidak etis” sungguh menggetarkan sanubari saya sebagai usaha kecil yang ber ada jauh dibawah UMKM. Bagaimana Pak Bawazier itu walau sudah piawai dan memiliki jaringan bisnis kakap di Luar Negeri, sudah menguasai pasar, sudah tau cara operasional terutama Mie Instan, namun beliau tetap kokoh untuk tidak “rakus”. Beliau masih tetap bekerja sama dengan tandem bisnisnya yang lama. Beliau bersama rekan bisnisnya yang “berbeda keyakinan” itu, tetap saling menjaga, saling mendukung. Padahal kalau dipikir, sisa mengatakan “kerjakan”, beliau bisa langsung mendirikan sendiri pabriknya, memperbesar lini bisnis dan kerajaannya sendiri. Namun rasanya, disini kita patut belajar banyak dari pengusaha model seperti beliau ini. Menjadi pengusaha sejati yang tetap menjaga moral dan integritas. Tidak serta merta seperti anekdot kesombongan anak2 di masa kecil, “gue punya segalanya lu mau apa”…!!!

ra tepak pol

Menurut Islam, menggunakan air untuk bersuci (istinja) adalah yang paling utama dan paling bersih (afdhal). Meskipun demikian, menggunakan tisu juga diperbolehkan dan dianggap sah jika kotoran (najis) berhasil dihilangkan.

ra tepak pol

@Pak JK… ringkasan AI : Cebok menggunakan air lebih bersih karena dinilai mampu menghilangkan kotoran dan bakteri secara total, sementara tisu hanya menyeka dan dapat meninggalkan sisa kotoran. Air juga lebih lembut untuk kulit sensitif, tetapi penting untuk dikeringkan dengan benar setelahnya untuk mencegah kelembapan yang bisa mengundang penyakit. Kok berkebalikan ini ?

Johannes Kitono

Tutup Kepala. Foto memang bagus. Keduanya tersenyum dengan tutup kepala. Tapi ada yang salah. Kuping Bawasier dan beberapa pekerja tidak tertutup. Menyalahi SOP hygienes dan QC kecolongan. Semua pekerja di Cold Storage udang harus pakai tutup kepala sampai telinga. Dan yang berjenggot tentu harus kerja di kantor saja. Kalau tidak pakai masker khusus tutup jenggot.Tidak boleh di prosesing atau bagian produksi. Ada cerita ketika Udang India mau di ekspor. Salah satu pelajaran untuk pekerja yang rereta wanita. Adalah harus ganti kebiasaan lama. Setiap kali habis BAB. Tidak boleh cebok pakai air tapi harus pakai tisu. Ini kelihataan sederhana. Tapi perlu waktu untuk berubah supaya ekspor udang tidak terkontaminasi bakteri dan lolos FDA. Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Rafael Zainal  

Ia aktif di gerakan pembelaan apa saja yang jadi korban kapitalisme. Termasuk...

Catatan Dahlan Iskan

Amang Tabung

Proses menggugurkannya pun mudah. Janin itu disuntik. Akan mati sendiri. Mati dalam...

Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--
Catatan Dahlan Iskan

Reflek Radjimin

Bahkan jantung bisa berdetak tanpa alat bantu. Tapi semua itu terjadi secara...

Catatan Dahlan Iskan

Sirrul Cholil

Hasyim Muhammad Abdul Haq Sampai sekarang, saya masih hobi kirim kartu pos...